Cara mengajar seorang guru akan berpengaruh pada prestasi anak didiknya. Guru yang tahu bagaimana cara mengajar yang baik tentu akan membuat siswa lebih mudah memahami apa yang disampaikan sehingga dapat mencapai nilai akademik yang bagus. Sehingga secara tidak langsung cara guru mengajar menjadi salah satu kunci anak didik dalam meraih nilai terbaik mereka.
Faktanya masih banyak siswa yang sebenarnya mempunyai intelegensi yang bagus tapi nilainya kurang baik. Apa sebabnya? Bisa saja karena siswa kesulitan memahami dan mengerti materi yang disampaikan oleh gurunya di kelas. Oleh sebab itu guru memang sebaiknya menguasai teknik dan cara mengajar yang efektif supaya siswa dapat lebih mudah memahami materi pelajaran yang disampaikan.
Tips Mengajar agar Mudah Dipahami Siswa
Bagaimana cara agar siswa lebih mudah menerima materi pelajaran yang disampaikan oleh guru? Kuncinya adalah membuat suasana belajar mengajar menjadi menyenangkan. Nah, supaya kegiatan belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan dan tidak membosankan guru mungkin dapat mengikuti beberapa tips berikut ini.
1. Bangun Interaksi yang Bagus
Mengajar di kelas yang terjadi secara tatap muka atau face to face semestinya menjadi bentuk komunikasi dua arah yang efektif. Kekeliruan yang masih sering dilakukan oleh guru adalah kurang mampu membangun terjadinya interaksi yang bagus dengan anak didik di kelas.
Guru cenderung hanya menerangkan pelajaran saja dan siswa mencatatnya lalu diberikan tugas untuk dikerjakan. Hal seperti ini akan membuat siswa menjadi bosan sehingga apa yang dipelajari tidak menempel dalam ingatannya.
Selingi dengan tanya jawab saat memberikan materi di kelas supaya siswa memiliki kesempatan untuk mengemukakan isi pikirannya. Hindari sikap kaku dalam memberikan jawaban atas pertanyaan siswa karena itu hanya akan membuat mereka takut dan ingin pelajaran cepat selesai.
2. Variasikan Teknik Mengajar
Memadukan beberapa teknik belajar juga dapat menjadi cara mengajar yang baik dan cukup efektif. Tidak ada salahnya menjelaskan suatu materi melalui permainan atau kegiatan di luar ruangan kelas. Penyampaian materi dengan cara yang sama pastinya sangat membosankan bagi siswa dan hanya membuat mereka mengantuk saja.
3. Manfaatkan Teknologi
Di era digital ini guru juga bisa memanfaatkan teknologi dalam pemberian materi pelajaran kepada anak didiknya. Penggunaan teknologi ketika dilakukan belajar online masih dapat diteruskan saat sekolah offline di kelas. Bagaimana caranya?
Guru bisa memanfaatkan fasilitas modern yang disediakan di kelas seperti proyektor dan LCD untuk menampilkan gambar-gambar visual yang menarik dalam menjelaskan pelajaran. Dengan cara seperti ini dijamin siswa menjadi lebih senang dan bersemangat dalam belajar.
4. Gunakan Gerakan atau Gesture
Cara lainnya yang layak dicoba oleh para guru yaitu mempergunakan gerakan atau gesture saat mengajar. Guru bukan hanya duduk saja saat menerangkan tetapi juga berjalan ke arah siswa, mendekati mereka dan menanyakan apakah sudah paham atau belum. Kalau perlu guru menggunakan ekspresi tertentu ketika menjelaskan suatu pelajaran kepada siswa sehingga suasana kelas menjadi lebih cair dan tidak menegangkan.
5. Perhatikan Siswa dengan Adil
Sebaiknya guru juga memberikan perhatian secara adil dan merata kepada seluruh siswa yang ada di dalam kelas selama pelajaran berlangsung. Jangan hanya fokus kepada siswa yang pintar saja, hanya pada siswa yang duduk di deretan depan atau deretan paling belakang misalnya. Bagaimana caranya? Guru bisa sesekali menyebutkan nama siswanya di tengah berlangsungnya pelajaran sambil menanyakan apakah sudah mengerti atau belum.
Selain memahami bagaimana cara mengajar yang baik, adanya fasilitas pendukung dan sarana pembelajaran di sekolah juga akan sangat mendukung keberhasilan pembelajaran. Sekolah unggulan seperti SMA Dwiwarna (Boarding School) selalu memperhatikan kemampuan para pengajarnya supaya siswa dapat berprestasi secara maksimal. Selain itu, terdapat berbagai fasilitas pembelajaran yang memadai. Dengan begitu, prestasi siswa bisa diraih dengan lebih maksimal.


