Cara Memilih Jurusan SMA yang Tepat

Bagi yang saat ini sudah kelas 3 SMP sebentar lagi akan memasuki bangku SMA. Pertanyaannya apakah kamu sudah tahu apa saja jurusan yang ada di SMA? Ya, saat duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) nantinya siswa akan diwajibkan memilih jurusan yang disediakan yaitu IPA, IPS dan Bahasa. Hanya saja memang belum semua SMA memiliki jurusan Bahasa.

Itu artinya secara umum siswa di SMA harus memilih jurusan IPA atau IPS selama masa belajar di sekolah. Pemilihan jurusan tersebut nantinya akan sangat berpengaruh pada program studi yang kamu pilih setelah lulus SMA alias kuliah di perguruan tinggi. Sementara itu pemilihan program studi saat kuliah juga berpengaruh pada prospek kerja dan masa depan kamu.

Bagaimana Cara Memilih Jurusan di SMA?

Mayoritas sekolah menengah tingkat atas memang baru membuka jurusan IPA dan IPS saja meskipun sudah ada juga yang memiliki jurusan Bahasa. Seperti juga SMA Dwiwarna (Boarding School) yang menyediakan jurusan IPA dan IPS..  Kalau calon siswa masih bingung bagaimana memilih jurusan di SMA yang paling tepat bisa mempertimbangkan beberapa faktor dan cara memilih jurusan sma berikut ini.

1. Pahami Bakat dan Kemampuan Diri

Setiap orang dilahirkan dengan bakat dan kemampuan masing-masing begitu juga kamu. Nah, pahami apa saja hal-hal yang bisa kamu kerjakan dengan cepat dan rasa yang nyaman kemungkinan itulah yang menjadi bakat kamu. Amati pelajaran apa saja yang nilainya cenderung selalu bagus untuk membantu kamu menemukan jurusan yang tepat. 

Kalau kamu suka dan sering mendapatkan nilai bagus pada pelajaran matematika, fisika, biologi dan kimia berarti jurusan IPA lebih tepat. Tapi kalau kamu bagus dalam menghafal dan suka ilmu-ilmu sosial seperti ekonomi, psikologi, hukum sebaiknya pilih jurusan IPS.

2. Hindari Mitos Tentang IPA dan IPS

Masyarakat boleh saja memiliki mitos dan stereotip tentang jurusan yang ada di SMA namun sebaiknya kamu tidak terpengaruh hal tersebut. Anggapan bahwa siswa IPA lebih pintar dari IPS adalah sesuatu yang keliru karena semua jurusan memiliki prospek sukses yang sama besarnya. Meskipun kamu masuk jurusan IPS tapi kalau selalu rajin belajar dan tekun maka prospek masa depan yang sukses juga bisa diraih.

3. Pertimbangkan Cita-cita Kamu

Hindari memilih jurusan IPA atau IPS hanya karena tidak suka dengan mata pelajaran tertentu saja. Misalnya kamu tidak suka pelajaran berhitung dan rumus-rumus maka memilih jurusan IPS saja padahal kamu bercita-cita menjadi seorang ahli farmasi. Tentu saja kamu sudah salah jurusan.

Pilih jurusan apakah itu IPA ataupun IPS dengan mempertimbangkan apa cita-cita dan profesi yang ingin kamu jalani nantinya. Walaupun sekarang ini lintas jurusan sudah lazim dilakukan tapi jika pada saat di bangku SMA kamu memilih jurusan yang salah akibatnya ketika mengikuti perkuliahan akan mengalami kesulitan. Misalnya anak IPA mengambil jurusan ekonomi saat kuliah bisa saja ketika perkuliahan akuntansi dasar merasa sangat kesulitan mengikutinya.

4. Berdiskusi dengan Orang Tua

Kamu juga perlu membicarakan pilihan jurusan dengan orang tua sebagai wali dan yang bertanggung jawab membiayai sekolah. Mintalah saran kepada orang tua jurusan apa yang sebaiknya diambil dan tanyakan alasan mengapa mereka menyukai jurusan tersebut.

5. Pegang Prinsip Diri Sendiri

Masih cukup banyak siswa yang memilih jurusan karena ikut teman-teman lainnya. Hindari sikap seperti ini kalau kamu ingin sukses. Teman-teman kamu mempunyai bakat dan cita-cita sendiri yang mungkin jauh berbeda dengan kamu. Tidak mengambil jurusan yang sama bukan berarti tidak bisa berteman lagi bukan?

Memikirkan apa pilihan jurusan yang ada di SMA sebaiknya sudah dilakukan siswa sejak mulai duduk di bangku kelas 3 SMP supaya memiliki cukup waktu untuk mempertimbangkannya.  Baik jurusan IPA atau IPS memberikan peluang kesuksesan yang sama kepada semua siswa selama selalu tekun dan rajin belajar. Dukungan lingkungan sekolah yang kondusif seperti di SMA Dwiwarna (Boarding School) juga turut memberikan pengaruh kepada pencapaian prestasi siswa.

Bagikan post ini
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *