Jurusan IPS SMA: Kelebihan dan Kekurangannya

Walaupun sering dipandang setengah mata namun siswa dari jurusan IPS SMA memiliki peluang sukses yang sama besarnya dengan anak IPA. Jurusan ilmu sosial juga bisa menjadi langkah awal mencapai kesuksesan karir dan pekerjaan nantinya. Jurusan Ekonomi Akuntansi, Manajemen, Desain Grafis, Komunikasi dan Filsafat menjadi contoh program studi IPS.

Kamu yang merasa kurang senang dengan jurusan IPA tidak perlu merasa minder kalau ingin memilih menjadi anak IPS. Dengan ketekunan dan selalu rajin untuk belajar siswa dari jurusan IPS di SMA bisa memiliki profesi dan pekerjaan yang bagus di masa depan. Yang perlu kamu ketahui sejak awal adalah apa saja kelebihan dan kekurangan jika masuk jurusan IPS di SMA.

Sejak Kurikulum Merdeka, siswa SMA tidak lagi dibagi secara formal ke jurusan IPA atau IPS. Siswa kelas 11 dan 12 memilih mata pelajaran kelompok pilihan sesuai minat dan rencana lanjut pendidikan. Pemilihan ini didampingi oleh guru Bimbingan Konseling agar sesuai dengan target perguruan tinggi siswa.

Artikel ini menggunakan istilah “jurusan IPS” untuk mendeskripsikan kelompok mata pelajaran ilmu sosial yang umum dipilih, yaitu Sosiologi, Geografi, Ekonomi, dan Sejarah. Pembahasan kelebihan dan kekurangan di bawah berlaku untuk siswa yang memilih kelompok ini, baik di sekolah dengan kurikulum lama maupun Kurikulum Merdeka.

Kelebihan Jurusan IPS di SMA

Meskipun anak-anak IPS terkadang dianggap kurang pintar dibandingkan siswa IPA namun tentunya hal itu tidak benar dan kamu tidak boleh menyerah dan putus asa. Justru kamu harus termotivasi untuk membuktikan bahwa anak IPS juga bisa sukses. Supaya kamu tidak kaget saat sudah sekolah ketahui dulu kelebihan jurusan IPS berikut ini.

1. Peluang Karir di Pemerintahan

Pertama, kamu harus tahu mempelajari tentang apa saja jurusan IPS tersebut. Sesuai dengan namanya tentu saja jurusan IPS lebih banyak mempelajari ilmu-ilmu sosial seperti ekonomi, sosiologi, sejarah, geografi dan sebagainya.

Kalau diamati mayoritas mata pelajaran anak IPS adalah bidang-bidang yang ada di instansi pemerintah. Apa artinya? Bisa jadi apa setelah lulus nanti?  Sebagai anak IPS memiliki kesempatan yang luas untuk bekerja di instansi pemerintah setelah lulus kuliah nanti sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS).

2. Kesempatan Berprestasi Lebih Besar

Meskipun tidak setenar lomba bidang studi pada jurusan IPA tapi sebenarnya pada ilmu sosial juga sering diadakan perlombaan dan olimpiade. Kamu bisa meraih prestasi melalui olimpiade ekonomi, sosiologi, geografi dan lainnya. Bahkan anak IPS mempunyai peluang menorehkan prestasi di luar bidang akademik misalnya lomba pidato, pertandingan olahraga, kesenian dan sebagainya. Perlombaan-perlombaan semacam itu lebih sering diikuti anak-anak IPS daripada anak IPA yang sangat sibuk dengan tugas-tugasnya.

3. Mengasah Kemampuan Sosial

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa dilepaskan dari pergaulan satu sama lain. Kelebihan anak-anak IPS adalah memiliki kemampuan bersosialisasi yang baik dan kemampuan untuk bersosialisasi tersebut akan sangat membantu kamu ketika sudah lulus kuliah dan bekerja nanti.

4. Memiliki Pertemanan yang Solid

Jika dilihat anak IPS cenderung kompak dengan teman-teman sekelasnya. Hal ini tidak terlepas dari banyaknya materi ilmu sosial pada pelajaran IPS yang langsung berkaitan dengan realita masyarakat. 

Kekurangan Jurusan IPS di SMA

Tidak berbeda dengan jurusan IPA pada jurusan IPS juga terdapat beberapa hal yang bisa dianggap sebagai kekurangan yaitu :

1. Banyak Pelajaran Hafalan

Di jurusan IPS, mata pelajaran yang diajarkan mayoritas mengandalkan kemampuan menghafal, seperti ekonomi, geografi, dan tentu saja, sejarah. Tentu, menghafal bisa menjadi tantangan, terutama saat ujian mendekat.

Namun, berbicara tentang sejarah, tidak hanya soal menghafal. Ada manfaat mempelajari sejarah yang jauh lebih mendalam, seperti memahami perkembangan peradaban, belajar dari masa lalu, dan mendapatkan perspektif baru terhadap dunia. Dengan pemahaman ini, kamu mungkin akan merasa lebih termotivasi untuk mendalami materi, bukan hanya sekedar menghafalnya.

2. Pilihan Jurusan Kuliah Terbatas

Satu hal yang harus kamu ketahui bahwa pilihan program studi di perguruan tinggi untuk anak IPS tidaklah seluas anak IPA. Kalau anak IPA bisa memilih jurusan ilmu sosial namun sangat sulit bagi siswa jurusan IPS menjalani kuliah jurusan sains.  Selain harus bersaing dengan sesama anak IPS kamu juga harus berkompetisi melawan anak IPA untuk memperebutkan satu bangku di perguruan tinggi. 

Meskipun begitu sebagai anak jurusan IPS SMA kamu tidak perlu berkecil hati karena dengan kerja keras dan rajin belajar kesuksesan ada di depan mata. Kamu bisa memulai langkah kesuksesan dan mencetak prestasi dengan memilih SMA Dwiwarna (Boarding School) sebagai tempat menuntut ilmu.

SMA Dwiwarna Boarding School menerapkan Kurikulum Merdeka sebagai Sekolah Penggerak resmi Kemendikbudristek. Siswa kelas 11 dan 12 bebas memilih kelompok mata pelajaran sesuai minat dan target perguruan tinggi, baik kelompok ilmu sosial (Sosiologi, Geografi, Ekonomi, Sejarah) maupun kombinasi lain yang tidak terbatas pada penjurusan tradisional.

Fleksibilitas ini memberi siswa yang mengincar fakultas FISIP, Hukum, Ekonomi, atau Komunikasi peluang untuk mendalami mata pelajaran inti dengan lebih fokus, tanpa beban paralel pelajaran sains tingkat lanjut. Pembelajaran intrakurikuler dipadukan dengan kelas enam bahasa asing dan pembinaan akademik untuk seleksi SNBT, sehingga siswa siap berkompetisi di seleksi perguruan tinggi negeri.

SMA Dwiwarna adalah Islamic Boarding School unggulan di Bogor Jawa Barat dengan tiga kredensial resmi: Akreditasi A (98) BAN-S/M, Sekolah Penggerak Kemendikbudristek, dan SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 Kemdiktisaintek. Lingkungan asrama mendukung disiplin belajar dan pembinaan karakter Islam yang menjadi modal bagi siswa di jenjang perguruan tinggi.

Tertarik SMA dengan Kurikulum Merdeka yang fleksibel untuk kelompok IPS? Daftar PPDB SMA Dwiwarna Boarding School di https://www.smadwiwarna.sch.id/form-registration/.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp