Cara Masuk Akademi Militer, Ini Syarat Pendaftarannya

Banyak siswa lulusan SMA memilih beragam jalan setelah kelulusannya. Beberapa memang memilih untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, namun ada pula yang memilih jalan lain. Salah satu pilihan yang cukup diminati adalah menjadi calon Taruna Akademi Militer TNI AD.

Bagi kamu yang belum familiar, taruna adalah sebutan untuk siswa Akademi Militer yang sedang menjalani pendidikan untuk menjadi calon perwira.

Cara masuk akademi militer sebenarnya mirip dengan pendaftaran ke perguruan tinggi biasa. Meskipun begitu, tentunya ada beberapa syarat dan tahapan pendaftaran khusus yang harus ditempuh.

Bagi kamu yang berminat dan ingin tahu lebih lanjut tentang cara masuk akademi militer dan syarat pendaftarannya, berikut adalah informasi lengkapnya.

Cara Masuk Akademi Militer, Ini Syarat Pendaftarannya

Mungkin banyak yang bertanya masuk akmil harus lulusan apa? Jawabannya adalah harus lulusan SMA/MA. Jika kamu merupakan lulusan dari SMA/MA, maka bisa lanjut untuk memenuhi persyaratan yang lainnya. Berikut ini beberapa syarat pendaftaran yang harus dipenuhi sebagai salah satu cara masuk akademi militer:

a. Persyaratan Umum 

  1. Warga Negara Indonesia (WNI)
  2. Berumur sekurang-kurangnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama. Tanggal pembukaan pendidikan diumumkan setiap tahun oleh Markas Besar TNI AD, umumnya jatuh pada bulan Agustus
  3. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
  4. Setiap kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD RI 1945
  5. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dikeluarkan secara tertulis Kepolisian RI (dilengkapi pada saat catar mengikuti pemeriksaan psikologi)
  6. Sehat jasmani dan rohani
  7. Tidak sedang kehilangan hak menjadi seorang prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang sudah memperoleh kekuatan hukum tetap.

b. Persyaratan Lain

  • Calon Taruna sesuai dengan pengumuman resmi penerimaan tahun berjalan. Untuk tahun 2026, Akmil membuka pendaftaran untuk pria. Penerimaan Taruni (wanita) untuk Akademi TNI dapat dibuka kembali pada tahun berikutnya sesuai kebijakan rekrutmen TNI AD.
  • Calon Taruna bukan anggota atau mantan prajurit TNI, Polri, atau PNS TNI.
  • Memiliki ijazah SMA atau MA. Ketentuan nilai akademik (nilai rata-rata rapor atau nilai ijazah) ditentukan oleh panitia penerimaan setiap tahun. Umumnya nilai rata-rata rapor semester 1 hingga 6 untuk mata pelajaran inti minimal 70 sampai 75, tergantung pengumuman tahun berjalan. Standar terbaru dirilis di situs resmi rekrutmen-tni.mil.id menjelang periode pendaftaran.
  • Memiliki tinggi badan minimal sesuai pengumuman tahun berjalan. Berdasarkan persyaratan resmi terbaru, tinggi badan minimal Calon Taruna Akmil adalah 163 cm hingga 165 cm dengan berat badan seimbang menurut ketentuan tahun seleksi. Standar dirilis menjelang periode pendaftaran.
  • Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama dalam masa pendidikan pertama sampai 1 tahun setelah selesai pendidikan pertama.
  • Bersedia untuk menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun.
  • Bersedia untuk ditempatkan di seluruh wilayah NKRI.
  • Harus mengikuti pemeriksaan atau pengujian yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan. Adapun pemeriksaan atau pengujian yang harus diikuti adalah Kesehatan, Jasmani, Litpers, Psikologi dan Akademik.

    c. Persyaratan Tambahan

    1. Harus ada surat persetujuan orang tua/wali dan selama proses penerimaan prajurit TNI AD tidak boleh melakukan intervensi terhadap panitia penerimaan dan penyelenggara pendidikan pertama dalam bentuk apapun, kapanpun dan dimanapun
    2. Tidak berlaku nilai remedial dan bagi catar yang memperoleh ijazah dari negara lain atau lembaga pendidikan di luar naungan Kemendikbud maka harus mendapatkan pengesahan dari Kemendikbud atau Disdik Kota/Kabupaten
    3. Tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik, kecuali disebabkan oleh ketentuan agama atau adat
    4. Bersedia mematuhi peraturan bebas KKN 
    5. Memiliki kartu BPJS aktif atau Kartu Jaminan Kesehatan setara sesuai persyaratan tahun berjalan.

    d. Lokasi Pendaftaran

    Lokasi pendaftaran Taruna Akademi Militer, yaitu di seluruh Kodam, Ajendam, Korem dan Ajenrem yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

    Mata Pelajaran Pendukung untuk Masuk Akmil

    Calon Taruna Akmil disarankan menguasai sejumlah mata pelajaran SMA sebagai bekal seleksi akademik dan pendidikan di Akmil. Mata pelajaran pendukung yang penting meliputi Bahasa Indonesia (untuk Tes Wawasan Kebangsaan dan psikotes verbal), Bahasa Inggris (untuk pelajaran militer dan kerjasama internasional), Matematika (untuk tes akademik dan dasar penalaran), Sejarah Indonesia (untuk Tes Wawasan Kebangsaan), Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (untuk pemahaman ideologi negara), dan Penjaskes (untuk persiapan tes kesamaptaan jasmani).

    Untuk siswa yang menargetkan spesialisasi teknik di Akmil, penguasaan Fisika dan Matematika lanjut menjadi nilai tambah. Untuk spesialisasi infanteri atau kavaleri, kebugaran fisik dan disiplin lebih ditekankan. Kombinasi seimbang antara mata pelajaran umum dan latihan fisik menjadi resep persiapan paling efektif sejak kelas 10.

    Nilai Minimal Masuk Akmil

    Nilai minimal akademik untuk masuk Akmil dirilis oleh panitia penerimaan setiap tahun dan dapat berbeda antar tahun seleksi. Umumnya panitia menetapkan nilai rata-rata rapor semester 1 hingga 6 untuk mata pelajaran inti (Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan mata pelajaran kelompok IPA atau IPS) minimal 70 hingga 75. Selain rata-rata, panitia juga mensyaratkan tidak ada nilai di bawah 60 sampai 65 untuk mata pelajaran tertentu.

    Selain nilai akademik, panitia juga mempertimbangkan nilai prestasi non akademik seperti juara olimpiade, juara olahraga, prestasi kepemimpinan organisasi, dan sertifikat keterampilan. Nilai prestasi ini menjadi pertimbangan tambahan terutama saat seleksi akhir dengan banyak calon yang memiliki nilai akademik setara.

    Itulah informasi lengkap tentang cara masuk Akademi Militer beserta syarat pendaftarannya. Bagi kamu yang ingin menjadi calon taruna disarankan untuk memahami semua persyaratan yang diminta. Jangan lupa juga mempersiapkan diri jauh-jauh hari agar bisa melewati serangkaian tes pendaftaran dengan lancar. 

    Persiapan memang menjadi salah satu kunci penting agar bisa melewati tes Akademi Militer. Hal ini juga disadari sepenuhnya oleh SMA Dwiwarna  (Boarding School) yang memiliki komitmen untuk selalu mendukung siswanya mengembangkan skill dan potensi yang dimiliki. Hal ini bisa dilihat dengan adanya program Calon Taruna SMA Dwiwarna.

    Tujuan adanya CATAR adalah untuk membantu mempersiapkan siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke akademi militer. Program CATAR meliputi kegiatan lainnya seperti Bina Jasmani (BINJAS), kesemaptaan, psikotes, pemeriksaan kesehatan, dan kunjungan ke sekolah kedinasan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan siswa siswi bisa melewati seleksi sekolah kedinasan dengan maksimal.

    Cara masuk Akademi Militer membutuhkan kombinasi pemahaman syarat resmi, pemenuhan persyaratan administrasi, kebugaran fisik standar Samapta, akademik yang konsisten, dan mental disiplin. Calon Taruna yang memulai persiapan sejak kelas 10 SMA punya keunggulan signifikan dibanding persiapan dadakan menjelang pendaftaran.

    SMA Dwiwarna Boarding School menjalankan program Calon Taruna terjadwal sejak kelas 10. Program meliputi Bina Jasmani setiap akhir pekan yang dipandu oleh TNI, pembinaan akademik mata pelajaran ujian seleksi (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Pengetahuan Umum, Psikotes), kunjungan ke sekolah kedinasan Akmil, Akpol, IPDN, dan STIS, serta tes kesehatan periodik untuk pemantauan kondisi fisik siswa.

    Ingin mempersiapkan putra Anda masuk Akademi Militer sejak SMA? Daftar PPDB SMA Dwiwarna Boarding School di https://www.smadwiwarna.sch.id/form-registration/.

    Bagikan Post Ini
    Facebook
    Twitter
    LinkedIn
    WhatsApp