Ringkasan:
- Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) termasuk dalam program Korikuler di sekolah.
- Tema Korikuler bisa ditentukan dengan tiga kriteria, relevan dengan konteks daerah dan usia siswa, ada sumber belajar yang bisa diakses, dan output-nya bisa dinilai secara konkret.
- Kegiatan korikuler dibagi menjadi 6 dimensi yang dapat disesuaikan dengan kegiatan positif.
Program kokurikuler dalam Kurikulum Merdeka bukan sekadar kegiatan di luar jam pelajaran biasa. Ini adalah Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang memiliki tema resmi dari Kemendikbud, masuk dalam penilaian rapor, dan berpengaruh langsung pada seleksi SNBP.
20 Tema Kokurikuler SMA untuk Proyek P5

Ide tema berikut dibagi berdasarkan dimensi Profil Pelajar Pancasila (P5), yaitu:
1. Beriman, Bertakwa kepada Tuhan, dan Berakhlak Mulia – Jurnal Syukur Digital
Siswa membuat jurnal berupa blog atau video singkat berisi rasa syukur dan refleksi diri untuk melatih kesadaran spiritual.
2. Aksi Sosial Berbasis Keagamaan
Kegiatan bakti sosial lintas agama untuk menanamkan empati dan toleransi.
3. Kampanye Anti-Bullying
Membuat kampanye edukatif tentang etika dan akhlak di sekolah.
4. Festival Budaya Nusantara & Dunia
Siswa menampilkan budaya lokal dan internasional. Bisa berupa makanan, pakaian hingga seni.
5. Kolaborasi Virtual
Melakukan diskusi online tentang isu global seperti lingkungan atau pendidikan.
6. Proyek Toleransi Beragama
Membuat dokumentasi mengenai contoh toleransi di masyarakat sekitar.
7. Program Sekolah Hijau
Membuat taman sekolah, bank sampah atau Greenhouse seperti yang dilakukan siswa SMA Dwiwarna Boarding School.
8. Renovasi Fasilitas Umum
Siswa bersama warga memperbaiki fasilitas umum seperti mushola atau taman.
9. Event Sekolah Berbasis Kolaborasi
Mengadakan Mengadakan bazar atau pentas seni dengan melibatkan kerjasama tim.
10. Investigasi Hoax di Media Sosial
Menganalisis berita di media sosial, dan membuat klarifikasii berbasis data.
11. Riset Mini
Melakukan penelitian sederhana tentang masalah di lingkungan sekitar.
12. Debat Publik
Membahas isu-isu terkini untuk melatih kemampuan analisis dan argumentasi terhadap isu sosial/politik.
13. Produksi Film Pendek
Membuat film dengan tema pendidikan atau sosial.
14. Desain Produk Daur Ulang
Mengolah sampah menjadi barang bernilai jual.
15. Pameran Karya Seni Digital
Membuat ilustrasi, animasi, atau desain grafis
16. Wirausaha Siswa
Membuat dan menjalankan bisnis kecil seperti menjual makanan, jasa, dan semacamnya.
17. Manajemen Waktu & Target Pribadi
Membuat jurnal produktivitas dan evaluasi diri.
18. Life Skill Challenge
Belajar keterampilan hidup seperti memasak, mengatur keuangan, dan sebagainya.
19. Kampanye Lingkungan Berkelanjutan
Menggabungkan kreativitas, gotong royong, dan nalar kritis dalam isu lingkungan.
20. Dokumenter Kehidupan Masyarakat
Mengangkat cerita inspiratif masyarakat dengan pendekatan budaya dan empati.
Selain contoh kegiatan korikuler di atas, Anda juga bisa memilih sendiri tema yang tepat dengan tiga kriteria, yaitu relevan dengan konteks daerah dan usia siswa, ada sumber belajar yang bisa diakses, dan output-nya bisa dinilai secara konkret.
Anda juga bisa pelajari tentang program kurikulum SMA Dwiwarna untuk melihat contoh program yang sudah berjalan.
FAQ
1. Apa contoh kegiatan kokurikuler di sekolah?
Riset mini, debat publik, produksi film pendek dan pameran karya seni digital merupakan contoh kegiatan korikuler di sekolah.
2. Apa saja tema pada kokurikuler?
Event sekolah berbasis kolaborasi, perbaikan fasilitas umum atau dokumenter kehidupan masyarakat bisa dijadikan sebagai tema korikuler di sekolah.
3. Dimensi P5 ada 6 apa saja?
Profil Pelajar Pancasila (P5) terdiri dari 6 dimensi, yaitu Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia, Berkebinekaan Global, Gotong-Royong, Mandiri, Bernalar Kritis, dan Kreatif.
4. Apakah P5 termasuk kokurikuler atau ekstrakurikuler?
Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) secara resmi dikategorikan sebagai kegiatan kokurikuler dalam Kurikulum Merdeka.
5. Apa yang dimaksud dengan kokurikuler?
kegiatan pendidikan yang bertujuan memperkuat, memperdalam, atau memperkaya materi pelajaran intrakurikuler (kurikulum utama).
SMA Dwiwarna Boarding School jadi salah satu sekolah yang sudah menerapkan sistem pembelajaran ini. Jika tertarik menyekolahkan anak Anda sini, bisa pelajari tentang cara mendaftar SMA Dwiwarna dan diskusikan dengan anak Anda.


