Asal Usul Tari Saman, Tarian Tradisional dari Aceh

Indonesia adalah negara yang memiliki keberagaman budaya, termasuk dalam bidang seni tari. Seperti tari saman berasal dari Provinsi Aceh. Tari Saman adalah tari tradisional Suku Gayo yang awal mulanya dari kesenian pok one. Kesenian tersebut berupa sebuah gerakan tepuk tangan yang diiringi dengan bernyanyi. 

Asal Usul Tari Saman 

Menilik dari sejarah bahwa Tari Saman pertama kali dikenalkan oleh Syekh Abdurrauf Assingkili. Tari tradisional yang tumbuh dan berkembang di daerah Gayo Lues, Aceh Timur, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Aceh Tenggara. 

Bermula dari permainan anak-anak berupa Pok One, hingga akhirnya tokoh islam Syekh Saman menciptakan Tarian Saman. Seiring berjalannya waktu Tari Saman menjadi tarian tradisional turun temurun. 

Tari Saman sendiri memiliki arti yang mendalam dalam dakwah keagamaan maupun pendidikan. Bahkan Tari Saman dulunya hanya dipertunjukan pada momen tertentu yang bersifat sakral. 

Saat ini Tari Saman bisa dinikmati berbagai kalangan, bahkan sering diikutsertakan dalam festival lomba seni siswa nasional. Ink menjadi ajang dalam melestarikan kebudayaan Indonesia dari masa ke masa. 

Keunikan Tari Saman 

Tari Saman yang berasal dari Gayo Aceh, memiliki keunikan tersendiri. Terlebih tarian tradisional menjadi ajang dakwah dalam menyebarluaskan agama islam dan mencerminkan nilai-nilai kebudayaan asli Indonesia. 

Lebih dari itu, Tari Saman memiliki banyak hal unik lainnya, seperti: 

1. Tarian Seribu Gerakan 

Tari Saman dikenal juga dengan sebutan tarian seribu gerakan, karena para penari akan melakukan gerakan menepuk dada dan pangkal paha selama pertunjukan. Gerakan dibuat dengan sinkronisasi seirama yang memiliki unsur tertentu. 

Unsur gerak Tari Saman meliputi gerak tepukan tangan dan tepuk dada. Pada gerakan ini terdapat gerakan guncang, kirep, lingang, dan surang-surang. Untuk tariannya sendiri akan ada dua baris penari yang bernyanyi sambil bertepuk. Sedangkan, penari lain mengharmoniskan gerakan. 

Gerakan lainnya berupa gerakan tangan yang lebih dominan. Gerakan tangan meliputi gerak ringan ujung jari atau cilok, gerak cerkop berupa kedua tangan berimpit searah, dan gerak tepok berupa gerakan tepuk dalam berbagai posisi. 

Selain itu, terdapat gerakan kepala dan setengah badan berdiri. Itulah mengapa sinkronisasi dalam Tari Saman sangat penting. 

2. Diiringi Alat Musik Khusus 

Selama tarian berlangsung akan ada alat musik khusus yang mengiringi, yang mengalun merdu bersamaan suara tepuk tangan penari. 

3. Jumlah Penari 

Tari Saman diikuti oleh puluhan atau ratusan penari dalam jumlah ganjil. Ada juga yang menyebutkan bisa dengan 10 penari, yang mana 8 orang sebagai penari, sedangkan 2 orang sebagai pemberi aba-aba yang merangkap sebagai penyanyi. 

4. Makna Tari Saman 

Tari tradisional Gayo Aceh ini tidak hanya sebagai media dakwah, melainkan memiliki makna dalam membangun kekompakan, kerjasama yang baik, maupun mengasah kecepatan dan ketepatan. Untuk itu, Tari Saman sangat menarik ditonton. 

5. Memiliki Beberapa Jenis Tarian 

Hal unik lainnya dari Tari Saman yaitu terdiri atas beberapa jenis. Ada Tari Saman Jejunten, Saman Njik, Saman Ngerje, Saman Bale Alam, dan Saman Besaman.  Tari Saman berasal dari Gayo Aceh memang tarian yang unik. Masyarakat Gayo menjadikan Tari Saman sebagai tari tradisional yang penuh makna dan  filosofi. 

Tidak heran jika pada Tahun 2011 Tari Saman diakui dunia dan terdaftar sebagai Intangible Cultural Heritage (ICH) oleh UNESCO.Menariknya banyak sekolah yang memiliki ekskul seni tari tradisional. Ekstrakulikuler ini menjadi ajang untuk melestarikan budaya dan nilai-nilai kearifan.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp