Cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah beserta Contohnya

Sejak awal pandemi proses pembelajaran tatap muka (PTM) ditiadakan dan diganti dengan pembelajaran jarak jauh. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di sekolah. Setelah kasus Covid-19 menurun, pemerintah mengizinkan pembelajaran tatap muka (PTM) kembali dilakukan. Namun, setiap sekolah harus tetap menerapkan protokol kesehatan serta perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah (PHBS). Lalu, apa saja cara PHBS dan contohnya? Simak ulasannya berikut ini. 

10 Cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah 

Protokol kesehatan tidak hanya diberlakukan kepada siswa tetapi juga guru dan staf lainnya. Salah satu hal penting yang harus diperhatikan dalam pembelajaran tatap muka adalah penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah harus dilakukan demi menjaga kesehatan dan juga keselamatan seluruh siswa, guru dan warga sekolah lainnya. Inilah macam-macam cara penerapan perilaku hidup bersih dan sehat beserta contohnya: 

1. Mencuci Tangan Pakai Sabun dengan Air yang Mengalir 

Tangan menjadi salah satu bagian tubuh yang bisa menyebarkan virus penyebab berbagai penyakit. Oleh karena itu, untuk mencegah hal tersebut maka harus rutin mencuci tangan dengan air yang mengalir. Saat mencuci tangan jangan lupa untuk memakai sabun. Cuci tangan dengan benar dengan memastikan seluruh bagian tangan dicuci hingga bersih.

Untuk mendukung perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah ini, maka sekolah juga harus menyediakan tempat cuci tangan dan sabun di gerbang sekolah, kantin, toilet, kelas dan tempat strategis lainnya. 

Contoh:  Cucilah tangan secara teratur, terutama sebelum dan sesudah makan, setelah batuk atau bersih, setelah menggunakan toilet, membuang sampah atau setelah menyentuh hewan dan sarana umum. 

2. Mengkonsumsi Jajanan Sehat di Kantin Sekolah

Supaya kekebalan tubuh tetap terjaga dengan baik, maka kamu harus rutin mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi. Untuk itu, sekolah wajib menyediakan pilihan makanan yang sehat dan bergizi di kantin sekolah. 

Makanan atau minuman bergizi yang dikonsumsi juga berguna sebagai sumber energi, menjaga kesehatan tubuh, pertumbuhan serta mengganti sel-sel yang rusak. Salah satu upaya yang bisa dilakukan sekolah untuk membantu menjaga kesehatan siswa yaitu kantin sekolah menjual jajanan sehat dan bergizi. 

Contoh: Kantin menyediakan menu yang beragam dan sehat untuk para siswa. Seperti sayuran segar, buah, dan makanan yang rendah lemak.

3. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Cara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah selanjutnya adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Setiap sekolah harus menyediakan tempat sampah tertutup yang diletakkan di ruang kelas, kantin, halaman sekolah, selasar jamban dan tempat strategis lainnya. 

Keberadaan tempat sampah di berbagai tempat tersebut sebagai upaya untuk mendukung siswa untuk selalu membuang sampah pada tempatnya. Pastikan tempat sampah tersebut selalu dikosongkan setiap hari agar tidak menjadi sarang penyakit. Bangun kebiasaan untuk membuang sampah pada tempatnya sesuai dengan kategorinya. 

Contoh: contoh perilaku hidup bersih diantaranya membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, siswa juga bisa membuang sampah berdasarkan kategorinya yaitu sampah organik dan anorganik. 

4. Olahraga yang Teratur dan Terukur 

Perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah selanjutnya adalah dengan cara olahraga yang teratur. Olahraga yang teratur dan terukur penting untuk dilakukan setiap hari. Hal ini dikarenakan olahraga atau aktivitas fisik yang dilakukan sangat bermanfaat untuk kesehatan.

Seperti bisa meningkatkan kebugaran, mengendalikan tekanan darah, meningkatkan daya tahan tubuh dan masih banyak lagi. Sekolah juga harus menyediakan fasilitas olahraga yang lengkap untuk bisa mendukung hal ini. 

Contoh: contoh perilaku hidup sehat adalah dengan mengikuti kegiatan ekskul olahraga, mengikuti pelajaran olahraga dan kesehatan jasmani dengan baik, dan jalan santai kurang lebih 15 menit setiap hari. 

5. Menggunakan Jamban yang Bersih dan Sehat

Setiap sekolah diharuskan untuk memiliki jamban yang bersih dan sehat. Alasannya karena jamban yang bersih dan sehat bisa mencegah terjadinya berbagai penyakit berbahaya. Supaya jamban tersebut tetap bersih berarti setiap hari harus selalu dibersihkan. Untuk siswa yang menggunakannya juga harus ikut menjaga kebersihan jamban. 

Contoh: contoh perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah terkait hal ini adalah menyiram jamban sampai benar-benar bersih setelah menggunakannya. Hal ini bertujuan agar jamban tidak menjadi tempat berkembangnya kuman dan bakteri.

6. Mencegah Penyebaran Penyakit

Sekolah harus memberikan edukasi mengenai cara mencegah penyebaran penyakit, seperti etika batuk dan bersin. Hal ini menjadi sangat penting agar siswa siswi bisa mempraktekkan pencegahan tersebut di lingkungan sekolah. 

Contoh: memasang poster edukatif dan menyelenggarakan sesi kesehatan tentang pencegahan penyakit.

7. Menjaga Kebersihan Kelas dan Sekolah

Perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah lainnya adalah dengan menjaga kebersihan. Lingkungan belajar yang bersih memberikan dampak positif pada kesehatan. Untuk itu, siswa harus turut serta berpartisipasi aktif untuk menjaga kebersihan sekolah dan juga kelas. 

Contoh: siswa diajarkan untuk selalu menjaga kebersihan kelas dengan cara bergantian membersihkan kelas setiap hari atau piket. 

8. Menggunakan Pakaian Bersih

Pakaian yang bersih sangat penting untuk mencegah penyakit. Sekolah bisa mengadakan aturan untuk menggunakan seragam yang bersih dan rapi. 

Contoh: contoh PHBS di sekolah terkait hal ini adalah sekolah menetapkan hari tertentu untuk memeriksa kebersihan seragam siswa. Dengan cara ini bisa terbentuk kebiasaan untuk menggunakan pakaian yang bersih agar lingkungan sehat. 

9. Minum Air Bersih

Air adalah kebutuhan setiap makhluk hidup. Penting bagi sekolah untuk menyediakan akses terhadap air bersih dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya hidrasi dan konsumsi air bersih.

Contoh: sekolah yang menyediakan dispenser air bersih di berbagai titik di sekolah dan mengedukasi siswa tentang manfaat minum air putih.

10. Menjalankan Protokol Kesehatan 

Perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah terakhir akan terkait dengan pandemi COVID-19. Karena pandemi COVID-19, sekolah perlu mengadopsi protokol kesehatan tambahan untuk memastikan keselamatan dan kesehatan semua anggota komunitas sekolah. 

Penerapan PHBS ini bisa dilakukan dengan berbagai macam cara seperti social distancing, menggunakan masker, menjalankan program cuci tangan, pembersihan dan desinfeksi berkala di area sekolah, dan edukasi berkala mengenai covid 19. 

Contoh: sekolah menyediakan fasilitas untuk cuci tangan yang memadai, sekolah membersihkan permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, meja, dan kursi setiap hari serta melakukan desinfeksi menyeluruh secara berkala, mewajibkan murid memakai masker, dan lain sebagainya. 

Nah, itulah 10 Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di sekolah beserta contohnya. Untuk mendapatkan tubuh yang sehat berarti PHBS tidak hanya diterapkan di sekolah saja tetapi juga di rumah atau tempat lainnya. SMA Dwiwarna (Boarding School) merupakan salah satu sekolah swasta terbaik di Indonesia. 

Dikatakan terbaik karena sekolah ini memiliki tenaga pendidik berkualitas yang selalu mendorong siswa untuk bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu tersedianya fasilitas yang lengkap. Disini juga sudah dilakukan penerapan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah dengan ketat dan juga menyeluruh. Dengan begitu, perlindungan terhadap siswa siswi dan seluruh staff sekolah bisa maksimal.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp