Mungkin diantara Anda masih banyak yang bertanya, apakah setelah memasuki masa remaja IQ masih bisa ditingkatkan? Jawabannya tentu masih bisa. Kemampuan tersebut dapat dilatih lewat latihan, pengalaman, serta stimulasi yang tepat. Jika ingin tahu bagaimana cara meningkatkan IQ untuk pelajar, Anda bisa simak penjelasannya di artikel ini.
Cara Meningkatkan IQ di Usia Remaja
Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan IQ meski usia telah memasuki masa remaja, diantaranya yaitu:
1. Olahraga
Pertama, hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan IQ adalah berolahraga. Anda bisa memilih olahraga seperti jogging dan berenang. Kedua olahraga ini berperan penting dalam meningkatkan sirkulasi otak serta memberikan asupan oksigen pada tubuh. Lakukan kegiatan ini secara rutin setiap harinya, kira-kira selama 20 menit.
2. Mencoba Permainan Strategi
Nah, dengan berlatih bermain game yang mengandalkan strategi, maka dapat mengasah kemampuan analisis Anda dengan sangat baik. Contohnya, saat bermain catur. Game ini dapat meningkatkan kemampuan perencanaan yang baik serta memprediksi konsekuensi kedepannya.
3. Sering Berdiskusi
Salah satu cara ampuh untuk mengasah berpikir kritis adalah berdiskusi satu sama lain. Anda juga bisa mengikuti lomba debat untuk mengasah kecepatan berpikir sekaligus public speaking.
4. Belajar Bahasa Asing
Belajar bahasa asing akan membuat otak bekerja lebih aktif dalam memproses setiap bahasa baru yang diterima. Nah, ini secara tidak langsung akan meningkatkan daya ingat sekaligus fleksibilitas Anda dalam berpikir.
5. Sering Bereksperimen
Saat melakukan eksperimen, artinya Anda sedang mencoba banyak hal yang mungkin belum pernah ditemui. Kegiatan ini akan merangsang kreativitas dalam diri serta melatih otak untuk mencari solusi pada setiap permasalahan yang dialami selama bereksperimen.
6. Mengikuti Organisasi
Saat mengikuti organisasi, maka kita dituntut untuk bersosialisasi satu sama lain. Secara tidak langsung, ini akan melatih softskill kita seperti cara berkomunikasi, leadership, kerjasama, serta belajar memecahkan masalah.
7. Membaca Buku
Alasan membaca buku dapat meningkatkan IQ seseorang adalah karena kegiatan membaca akan merangsang kerja otak untuk memproses informasi, menganalisis permasalahan, dan juga memperluas kosakata.
Jadi, dengan membaca berbagai jenis buku, maka Anda juga akan mendapatkan perspektif baru, yang pada akhirnya menuntut otak agar berpikir lebih cepat dan kreatif.
8. Mengikuti Kursus atau Ekstrakurikuler
Cara ini berguna untuk menstimulasi kerja otak agar dapat berpikir lebih cepat. Otak yang terus-menerus dilatih tentu akan bekerja dengan sangat baik. Anda bisa diskusikan dengan orang tua terkait kursus yang ingin diikuti dan pastikan sesuai dengan minat yang ingin ditekuni.
SMA Dwiwarna (Boarding School) sendiri punya banyak rekomendasi program ekstrakurikuler yang bisa diikuti. Apalagi, fasilitas pendukungnya sudah sangat lengkap, sehingga mempermudah para pelajar untuk menyalurkan minat dan bakatnya.
9. Mengonsumsi Makanan Bergizi
Agar dapat berkembang optimal dan bekerja dengan baik, maka otak pun butuh asupan nutrisi tertentu. Asupan yang dikonsumsi ini akan bekerja meningkatkan konsentrasi, daya ingat, dan kemampuan berpikir kritis para remaja. Lantas apa saja yang dianjurkan? Contohnya, asam lemak omega-3, protein, vitamin B, zat besi, hingga zinc.
Perlu diketahui, gizi yang buruk dapat mengurangi kecerdasan otak. Apalagi, di masa-masa pertumbuhan yang seharusnya otak dianjurkan lebih banyak menerima nutrisi tertentu. Jadi, pastikan asupan gizi terpenuhi dengan baik.
10. Bermain Alat Musik
Saat memainkan alat musik, maka otak kita akan berpikir untuk mengatur ritme, membaca not, hingga menyeimbangkan antara tangan, mata, dan pendengaran agar menghasilkan bunyi yang indah.
Itulah cara meningkatkan IQ di masa remaja yang bisa dijadikan sebagai referensi untuk para pelajar. Jika keterampilan belajar Anda terus diasah dari hari ke hari, tentu kemampuan berpikir dan IQ akan meningkat secara signifikan. Jika Anda memiliki IQ yang tinggi, ini juga semakin mempermudah proses pengambilan keputusan, pemecahan masalah, hingga analisis masalah.


