Sekolah terbaik dan berkualitas tidak hanya membantu siswanya untuk berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik saja. Akan tetapi, juga membentuk leadership skill para siswanya. Leadership merupakan salah satu kemampuan yang harus dimiliki siswa agar bisa menjadi jiwa kepemimpinan.
Adapun pengertian leadership skill adalah kemampuan untuk memotivasi, mengarahkan dan juga menginspirasi orang lain dalam mencapai tujuan bersama. Skill ini sangat dibutuhkan dalam dunia kerja sehingga bisa bekerja dengan maksimal. SMA Dwiwarna (Boarding School) membentuk leadership skill siswanya dengan berbagai cara.
Cara SMA Dwiwarna (Boarding School) Membentuk Leadership Skill Siswa
Kemampuan leadership ini dinilai penting karena pemimpin yang baik pasti mampu memotivasi dan mengarahkan timnya agar bisa mencapai tujuan bersama dan menuju kesuksesan. Pemimpin yang baik juga mampu mengembangkan strategi maupun rencana yang jelas maupun terukur untuk bisa mencapai tujuan organisasi sekolah dan bisnis.
Lalu, bagaimana cara yang dilakukan SMA Dwiwarna (Boarding School) dalam membentuk leadership skill para siswanya? Berikut beberapa cara yang digunakan.
1. Mengajarkan untuk Selalu Disiplin
Salah satu cara yang dilakukan sekolah untuk membentuk kemampuan kepemimpinan siswanya adalah dengan mengajarkan siswa untuk selalu disiplin. Sebagai sekolah berasrama, SMA Dwiwarna (Boarding School) mengharuskan siswanya untuk selalu disiplin, baik itu selama di sekolah ataupun di asrama.
Untuk bisa menjadi pemimpin yang sukses dan menjadi teladan bagi orang lain maka harus selalu disiplin dalam berbagai hal. Disiplin bagi siswa berarti harus datang ke sekolah tepat waktu, mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan, dan sebagainya. Perlu diketahui jika semua jadwal siswa sudah terjadwal sehingga aktivitasnya menjadi lebih teratur.
2. Mengenalkan Tanggung Jawab
Pemimpin yang baik pasti memiliki tanggung jawab. Maka dari itu, penting untuk mengenalkan rasa tanggung jawab sejak dini kepada siswa. Tanggung jawab bisa dikenalkan dengan mengajaknya untuk lebih disiplin dan teratur dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan guru.
Tanggung jawab tidak hanya dilakukan dalam bentuk tindakan saja tetapi juga sebuah janji yang harus ditepati dan juga dikerjakan dengan baik. Siswa yang sudah memiliki tanggung jawab sejak sekolah maka akan terhindar dari keteledoran dan tidak akan menjadi orang yang ingkar janji.
3. Meminta Siswa untuk Membuat Tugas Kerja Kelompok
Tidak bisa dipungkiri jika kerja kelompok itu sangat bermanfaat. Tugas tidak hanya bisa dikerjakan dengan baik tetapi juga berguna untuk melatih jiwa kepemimpinan siswa. Dalam satu kelompok biasanya terdapat beberapa anggota. Dimana untuk pengerjaan tugas akan dibagi dengan adil sehingga semua anggota akan bekerja.
Selain itu, kerja kelompok juga membuat sesame anggota kelompok saling berinteraksi untuk mencari solusi atas semua permasalahan yang diberikan guru. Manfaat lainnya yaitu untuk melatih kemampuan siswa untuk disiplin dan bertanggung jawab serta belajar menjadi pemimpin secara langsung melalui kerja kelompok.
4. Mengajak Siswa untuk Belajar Berorganisasi
Organisasi sekolah merupakan sarana paling tepat dan efektif untuk melatih jiwa kepemimpinan. Maka dari itu, sekolah harus menyediakan sarana atau wadah bagi siswa untuk bisa belajar berorganisasi. Hal ini juga dilakukan oleh SMA Dwiwarna (Boarding School).
Dimana para siswa SMA Dwiwarna (Boarding School) bisa mengikuti kegiatan organisasi sekolah seperti OSIS, MPK ataupun Rohis. Mengikuti organisasi sekolah tidak hanya melatih kepemimpinan saja tetapi juga bisa meningkatkan kualitas diri dan mendapatkan banyak pengalaman berharga.
5. Meminta Siswa untuk Rajin Belajar
Tugas utama siswa adalah belajar dengan rajin. Rajin belajar manfaatnya sangat banyak seperti menambah banyak wawasan, mendapatkan nilai yang bagus dan masih banyak lagi. Seorang pemimpin diharuskan untuk memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas sehingga harus belajar dengan rajin.
Nah itulah cara SMA Dwiwarna (Boarding School) dalam membentuk leadership skill siswa. Dengan cara-cara tersebut maka para siswa akan memiliki jiwa pemimpin yang baik dan tentunya juga berkualitas.


