Ekstrakurikuler Jurnalistik adalah salah satu aktivitas non KGM untuk siswa yang ingin mengembangkan potensi diri dalam penulisan karya ilmiah dan sejenisnya. Dalam hal ini siswa akan belajar cara menggali, mengolah, dan menyajikan suatu data dengan valid.
Dalam prosesnya, siswa tidak hanya belajar menulis karya ilmiah yang baik dan benar, tetapi dapat melatih untuk berpikir kritis, analitis maupun sistematis. Hal ini akan berpengaruh dalam keseharian siswa di luar kegiatan ekstrakurikuler.
Ekstrakurikuler Jurnalistik di Sekolah
Jurnalistik tidak hanya tentang berita di koran dan televisi, lebih dari itu penyajian karya ilmiah bisa di banyak media. Di lingkungan sekolah misalnya, bisa di mading, buletin sekolah, website, bahkan radio.
Untuk itu, adanya ekstrakulikuler jurnalistik membantu siswa untuk mempelajari penulisan karya ilmiah yang nantinya untuk kebutuhan informasi/berita di sekolah. Ini juga memberikan wadah bagi siswa yang tertarik dengan dunia jurnalistik.
Ekskul jurnalistik membantu siswa mengembangkan potensi diri yang hobi atau memiliki passion di bidang jurnalistik. Hal ini juga dapat menjadi bekal bagi siswa yang ingin meniti karir di bidang jurnalistik.
Terlebih dalam jurnalistik terdapat beberapa divisi yang bisa menyesuaikan dengan hobi atau passion siswa. Divisi jurnalistik meliputi:
- Divisi Koresponden yang bertugas dalam mencari informasi. Dengan kata lain bertugas sebagai wartawan.
- Divisi Artikel yang memiliki tugas dalam pembuatan artikel atau karya ilmiah.
- Divisi Fotografi, memiliki tujuan untuk mencari foto yang dibutuhkan dalam penulisan karya ilmiah atau publikasi.
- Divisi Editor, bertugas melakukan editing terhadap karya ilmiah sebelum dipublikasikan.
- Divisi Kreatif, memiliki tugas dan kewajiban untuk mengembangkan kreativitas. Misalnya menghias mading sekolah agar lebih menarik.
Tujuan Mengikuti Ekstrakurikuler Jurnalistik
Pada dasarnya, tujuan ekstrakurikuler yaitu sebagai wadah bagi siswa dalam mengembangkan keterampilan minat dan bakat yang tidak mereka dapatkan dalam proses KGM. Seperti, meningkatkan keahlian dalam bidang olahraga, seni, dan lainnya.
Begitu juga untuk siswa yang memiliki hobi dan passion dalam bidang penulisan karya ilmiah maka dapat memilih ekskul jurnalistik. Kegiatan memiliki beberapa tujuan, yaitu:
1. Meningkatkan Kemampuan Menulis Karya Ilmiah
Menulis karya ilmiah tidak bisa sembarangan, karena harus menyajikan data dengan baik dan sesuai informasi yang siswa dapatkan. Agar kemampuan menulis karya ilmiah terus berkembang maka siswa harus memahami dengan baik cara mencari data, mengolah, hingga menyajikannya.
2. Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi
Ketika mencari data maka siswa dituntut memiliki keahlian komunikasi yang baik. Keahlian berkomunikasi dapat meningkat dengan mengikuti kegiatan ekstrakurikuler jurnalistik.
3. Melatih Berpikir Kritis
Dari setiap data yang siswa peroleh maka dapat membantu untuk bisa berpikir kritis. Dalam hal ini siswa tidak menerima informasi begitu saja, melainkan ada proses pengolahan data sebelum disebarluaskan.
4. Meningkatkan Rasa Percaya Diri
Terjun di bidang jurnalistik penting untuk memiliki rasa percaya diri yang tinggi. Selain itu, dapat bertanggung jawab terhadap setiap informasi yang akan di informasikan kepada umum.
5. Meningkatkan Rasa Empati
Ketika mencari dan menyajikan sebuah data tidak menutup kemungkinan siswa akan berada dalam situasi yang erat dengan isu-isu lingkungan, sosial, maupun budaya. Kondisi tersebut dapat membantu siswa dalam meningkatkan rasa kepedulian dan empati.
Ekstrakurikuler Jurnalistik memiliki tujuan yang besar agar siswa dapat mengembangkan potensi diri dalam bidang penulisan karya ilmiah. Begitu juga, dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis, rasa empati, dan tanggung jawab.


