Setiap orang tua pasti memiliki keinginan untuk memiliki anak yang pintar, cerdas dan berprestasi. Sayangnya, tidak semua anak memiliki semangat dan motivasi belajar yang sama. Untuk itulah orang tua membutuhkan tips dan cara mengatasi anak susah belajar supaya anak bisa tetap berprestasi dengan optimal di pendidikannya. Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi hal ini?
Tips dan Cara Mengatasi Anak Susah Belajar
Saat susah belajar anak menjadi tidak mau mengerjakan tugas, sulit memahami materi pelajaran yang diberikan guru atau tidak mau mencatat poin-poin penting yang dijelaskan oleh guru. Jika anak sedang mengalami kondisi ini orang tua tidak boleh memarahinya karena justru membuatnya lebih malas belajar. Cari tahu apa penyebabnya lalu pikirkan bagaimana solusinya. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi anak belajar yang paling ampuh.
1. Dampingi Anak Saat Belajar
Sebagai orang tua sebaiknya selalu mendampingi buah hatinya saat belajar. Tindakan ini merupakan salah satu bentuk perhatian yang memberikan dampak yang besar. Menemani anak belajar ternyata mempengaruhi perkembangan psikologisnya sehingga anak menjadi lebih semangat belajar. Tidak hanya mendampingi, orang tua juga harus mengajarinya dengan penuh kesabaran.
2. Ciptakan Suasana Belajar yang Nyaman dan Menyenangkan
Anak yang susah belajar bisa diatasi dengan menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan. Orang tua juga harus mematikan jika kebutuhan belajar anak sudah terpenuhi agar motivasi belajarnya meningkat. Kebutuhan belajar yang dimaksud disini seperti pensil, kertas, pena dan sebagainya.
Apabila kebutuhan belajar anak tidak tersedia bisa mengakibatkan anak kehabisan waktu belajar karena sibuk mencari kebutuhan tersebut. Jangan sampai ada distraksi dari televisi, handphone atau suara lainnya yang memuat konsentrasi belajar menjadi terganggu. Ketika suasana belajar benar-benar nyaman dan tenang maka anak lebih semangat belajar.
3. Hargai Setiap Usaha Anak
Cara mengatasi anak susah belajar selanjutnya yaitu hargai setiap usaha yang dilakukannya. Menghargai setiap usaha anak tidak harus dengan pujian atau hadiah tetapi bisa juga dengan tidak memahaminya saat mendapatkan nilai yang jelek. Jika orang tua marah karena hal ini, anak menjadi lebih tertekan dan membuatnya stres.
Selain itu, anak juga menjadi malas belajar karena berpikir percuma belajar karena belum tentu nilai yang didapat akan bagus. Untuk mencegah kondisi tersebut, orang tua bisa mencoba mengajak anak berkomunikasi. Tanyakan kepada anak, apa saja kesulitan yang dihadapinya saat belajar.
4. Jangan Memaksa Ketika Kondisi Anak Frustasi
Ketika anak merasa tertekan karena sulit memahami materi yang diberikan guru atau sulit mempelajari sesuatu maka sebagai orang tua jangan memaksa anak untuk belajar. Jika terus diminta untuk belajar justru akan membuatnya menjadi lebih frustasi sehingga anak menjadi sama sekali tidak mau belajar dan mempunyai emosi yang tidak stabil. Maka dari itu, orang tua harus mengetahui kondisi anak yang sedang tertekan atau stress.
5. Berikan Pujian Kepada Anak
Salah satu penyebab anak menjadi susah belajar karena di sekolah ada banyak tekanan berat, misalnya ujian, persaingan, nilai dan sebagainya. Beberapa hal tersebut bisa menurunkan rasa percaya diri anak sehingga menjadi lebih mudah tertekan. Masalah ini bisa diatasi dengan memberikan pujian kepada anak.
Pujian yang diberikan sangat efektif untuk meningkatkan kepercayaan diri anak dan membuatnya lebih semangat dalam menghadapinya. Tidak hanya pujian, orang tua juga bisa memberikan hadiah atau reward saat anak mendapatkan nilai yang bagus.
Itulah 5 cara mengatasi anak susah belajar yang ampuh. Perlu ditekankan ketika anak sedang susah belajar orang tua tidak boleh memarahinya. Sebaliknya, orang tua justru harus mencari tahu penyebabnya dan membantu anak untuk kembali semangat belajar. Dengan begitu, anak bisa mendapatkan pendampingan yang optimal untuk prestasi belajarnya.


