Ekstrakurikuler drumband adalah kegiatan non akademis untuk mengembangkan minat dan bakat dalam bidang musik. Hal ini meliputi keterampilan memahami ritme, kepekaan terhadap note atau nada, dan koordinasi.
Koordinasi yang dimaksud berupa gerakan tubuh dalam memainkan alat musik. Selain itu, ekskul drumband memiliki manfaat besar dalam meningkatkan kemampuan motorik halus dan kasar.
Manfaat Ekstrakulikuler Drumband
Ekstrakurikuler drumband berkaitan dengan penggunaan alat musik dalam mengembangkan potensi diri di bidang musik. Namun, lebih dari itu ekskul musik ini memberikan manfaat dalam membangun kedisiplinan, emosional, dan kerjasama.
Kemampuan motorik halus dan kasar juga dapat terasah dengan baik. Hal ini karena siswa harus melakukan gerakan tangan mengikuti alunan irama dan nada sesuai ketukan dengan tepat.
Untuk itu, ada banyak keuntungan bagi siswa yang mengikuti ekskul drumband.
1. Meningkatkan Kemampuan Bermusik
Tujuan ekstrakurikuler secara umum adalah untuk membantu mengembangkan minat dan bakat siswa. Pada ekskul drumband, siswa dapat melatih kemampuan menggunakan alat musik dengan baik dan benar.
2. Meningkatkan Kepekaan Terhadap Nada
Memainkan alat musik artinya harus memahami irama dan nada musik. Pemain alat musik harus peka dengan nada-nada agar tidak salah dalam setiap ketukan nada. Oleh karena itu, dengan gabung di ekskul drumband membantu siswa dalam melatih kepekaan. Latihan rutin dapatkan meningkatkan kepekaan terhadap irama, nada, dan suara.
3. Melatih Koordinasi Tangan dengan Alat Musik
Memainkan alat musik harus melakukan koordinasi tangan dan anggota tubuh lainnya dengan tepat. Jika koordinasi tidak tepat, maka suara yang dihasilkan tidak sinkron dengan nada musik atau lagu.
Begitu juga saat marching band yang merupakan bagian dari ekskul drumband. Marching band memerlukan koordinasi yang tepat antara permainan alat musik dan gerakan baris-berbaris.
Dalam marching band ada gerakan terkoordinasi yang dilakukan bersama-sama. Dengan begitu perlu gerakan yang kompak untuk menghasilkan suara musik dengan gerakan yang terlihat indah.
4. Melatih Kerjasama Tim
Ekskul drumband merupakan kegiatan yang melibatkan tim. Dengan kata lain ekskul seni tidak bisa dilakukan seorang diri dan sesuka hati.
Untuk itu, setiap anggota yang memegang alat musik berbeda harus memiliki kerjasama tim yang baik dengan anggota lain. Tentu dengan aturan-aturan yang ada dalam memainkan musik.
Melalui kerjasama tim yang baik, maka nada yang dihasilkan dari alat musik akan terdengar indah dan enak didengar. Itulah mengapa ekstrakurikuler drumband mengutamakan kerjasama tim yang kuat untuk saling berkolaborasi.
5. Mengembangkan Kemampuan Sosial dan Emosional
Kemampuan emosional meliputi rasa percaya diri, mandiri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini dapat anak kembangkan melalui kegiatan ekskul drumband. Begitu juga dalam kemampuan bersosialisasi akan membantu anak bekerja sama dengan anggota lain. Terlebih drumband mengutamakan kolaborasi yang kuat antar tim.
Ekskul drumband memiliki peran besar dalam mengembangkan potensi diri, minat, bakat, dan membangun kedisiplinan. Sayangnya tidak semua sekolah memiliki ekskul drumband. Salah satu sekolah terbaik yang juga memiliki ekskul drumband adalah SMA Dwiwarna (Boarding School).
Sekolah asrama yang menekankan pada pengembangan nilai karakter dan budi pekerti luhur memiliki beragam kegiatan non akademis bidang seni. Siswa dapat mengembangkan bakat seni dengan mengambil ekstrakurikuler di bidang seni. Terdapat pilihan seni tari, band, choir, teater, kriya, lukis, dan fotografi.
Oleh sebab itu, kembangkan bakat dalam bidang seni dengan bersekolah di SMA Dwiwarna (Boarding School). Sekolah Swasta Nasional yang mengadopsi standar internasional dan fasilitas sekolah lengkap.


