5 Doa Buka Puasa Ramadhan yang Shahih dan Mudah Dihafal

Tahukah Anda apa saja doa berbuka puasa Ramadhan? Seperti yang kita tahu, di bulan Ramadhan ini semua umat muslim di dunia akan menjalankan ibadah puasa. Ibadah puasa Ramadhan merupakan salah satu ibadah wajib yang harus dijalankan oleh umat muslim. Di bulan suci tersebut, ada banyak amalan-amalan lain yang harus dijalankan agar mendapatkan pahala. 

Buka puasa menjadi momen yang paling ditunggu karena sudah diperbolehkan untuk makan dan minum. Namun, sebelum mulai makan atau minum diharuskan untuk membaca doa buka puasa. Perlu diketahui jika ternyata doa berbuka puasa Ramadhan yang shahih cukup banyak. Apakah Anda sudah tahu apa saja doanya?

5 Doa Buka Puasa Ramadhan yang Shahih dan Mudah Dihafal

Anda harus tahu bahwasanya hukum membaca doa buka puasa itu sunnah. Apabila Anda lupa untuk membacanya maka puasa tetap diterima oleh Allah SWT. Namun, alangkah lebih baik untuk selalu membaca doa sebelum berbuka puasa. Berikut ini beberapa doa buka puasa Ramadhan yang bisa Anda baca:

1.Doa Buka Puasa dalam Hadits Riwayat Imam Bukhari dan Muslim

Doa buka puasa satu ini menjadi yang paling sering digunakan oleh orang Indonesia. Berikut bacaan lengkapnya:

اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Allahumma laka shumnaa wa ‘alaa rizqika afthornaa, Allahumma taqabbal minnaa, innaka antassamii’ul ‘aliim”

Artinya: “ Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih”.

2. Doa Buka Puasa Riwayat Abu Daud

Dalam riwayat Abu Daud dikatakan bahwa Rasulullah membaca doa buka puasa berikut ini:

ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

“Dzahaba dzomau wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru Insyaa Allah”

Artinya: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki”. 

3. Doa Buka Puasa Kitab Fathul Mu’in

Menurut kitab Fathul Mu’in, ketentuan berbuka puasa yang tepat adalah membaca doa dalam hadis riwayat Mu’adz bin Zuhrah. Sedangkan untuk doa berbuka puasa Ramadhan yang digunakan adalah doa buka puasa riwayat Abu Dawud dan ditambahkan jika Anda berbuka dengan air:

وَيُسَنُّ أَنْ يَقُوْلَ عَقِبَ الْفِطْرِ: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ وَيَزِيْدُ – مَنْ أَفْطَرَ بِالْمَاءِ -: ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ تَعَالَى

“Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu, zahabadh dhamâ’u wabtalatl-‘urûqu wa tsabata-l-ajru insyâ-Allâh.”

Artinya : “”Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika aftharthu’ dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: ‘Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah’”.

4. Doa Buka Puasa Riwayat Mu’adz bin Zuhrah

Dikutip dari website NU Online, ada juga bacaan doa berbuka puasa yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Zuhrah. Berikut bacaan lengkapnya:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

“Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu

Artinya : “Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka”.

5. Doa Buka Puasa dalam Kitab Hasyiyatul Bujarimi Karya Sulaiman Bujarini

Doa buka puasa yang terakhir adalah doa buka puasa yang merupakan hasil penggabungan antara doa buka puasa dalam hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim serta hadits riwayat Abu Daud:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِيالحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ.

“Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika wa ‘alaika tawakkaltu. Dzahabaz zhama’u, wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru, insya Allah. Ya wasi’al fadhli, ighfir li. Alhamdulillahil ladzi hadani fa shumtu, wa razaqani fa afthartu.”

Artinya: “Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala sudah tetap. Wahai Zat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya”.

Nah itulah doa berbuka puasa Ramadhan yang shahih dan mudah dihafal. Buat umat muslim yang menjalankan ibadah puasa, jangan lupa untuk selalu membaca doa buka puasa sebelum buka puasa. Meski hukumnya sunnah tetapi ada pahalanya. Menjalankan ibadah puasa tidak hanya menahan rasa lapar dan haus saja tetapi ada banyak hikmah puasa Ramadhan yang akan didapatkan. 

Jika Anda berhalangan untuk berpuasa maka harus menggantinya di lain hari. Maka dari itu, harus tahu niat puasa pengganti Ramadhan. SMA Dwiwarna (Boarding School) merupakan salah satu sekolah Islam yang tahun ini juga menjalankan ibadah puasa dan ibadah lainnya. Selain beribadah, juga ada kegiatan Ramadhan seru lainnya yang diikuti oleh semua siswa siswinya.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp