Rincian Biaya Kuliah di Jerman dalam Kurs Rupiah Tahun Ini

Dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Jerman adalah suatu kebanggaan, karena negara tersebut memiliki banyak kampus terbaik di dunia. Meskipun harus diakui bahwa biaya kuliah di Jerman tidak murah, tapi itu sepadan dengan kualitas dan hasil yang ditawarkan. Lulusan universitas di Jerman biasanya memiliki kualifikasi tinggi yang dibutuhkan oleh berbagai instansi dan perusahaan.

Biaya tidak menjadi masalah bagi mereka yang benar-benar ingin mendapatkan pendidikan berkualitas bagus. Jerman adalah salah satu negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia, wajar kalau universitasnya berkualitas bagus. Tidak ada istilah mahal untuk pendidikan terbaik di dunia, seperti kampus-kampus di Jerman.

Kisaran Biaya Kuliah di Jerman 

Jerman adalah negara yang ada di Benua Eropa dengan mata uang Euro. Sedangkan Euro termasuk mata uang tertinggi di dunia. Kurs 1 Euro setara dengan Rp 16.245, cukup mahal memang untuk ukuran Indonesia. Sebagai pengetahuan, kamu bisa menyimak kisaran biaya kuliah di negara Jerman berikut ini: 

1. Biaya Kuliah Sesuai Jenjangnya

Jerman adalah negara yang menerapkan biaya perkuliahan dibedakan berdasarkan jenjangnya. Biaya kuliah sarjana Strata 1 di Jerman adalah sekitar Rp 45.000.000 – Rp 70.000.000. sementara itu, kalau ingin menempuh pendidikan S2 maka biaya yang harus disiapkan yaitu Rp 38.000.000 – Rp 70.000.000. Bagaimanakah dengan jenjang pendidikan doktoral S3 di Jerman? Biaya per tahunnya adalah gratis alias bebas biaya.

2. Biaya Kuliah di Kampus Favorit

Wajar kalau orang ingin bisa melanjutkan pendidikan di kampus favorit, apalagi di negara Jerman. Apakah biaya kuliah di Jerman pada universitas favorit lebih mahal daripada kampus biasa? Sebagai acuan, kita lihat berapa biaya kuliah di dua universitas paling top di Jerman, yaitu Humboldt University of Berlin dan Ludwig Maximilian University. Biaya per tahun pada kedua universitas favorit di Jerman tersebut sekitar Rp 32.000.000 – Rp 96.000.000.

3. Biaya Kuliah per Semester

Sama dengan kuliah di kampus Indonesia, kalau kamu sekolah di universitas di Jerman harus membayar biaya pendidikan. Seperti kampus di Indonesia, pembayaran biaya pendidikan dilakukan setiap semester. Berapakah biaya kuliah per semester di Jerman?

Biaya per semester tergantung kebijakan masing-masing kampus. Ada yang langsung menarik uang semester bersamaan dengan biaya pendaftaran. Tapi ada juga kampus yang membebankan biaya pendidikan per semester. Biaya kuliah per semester di Jerman berada di kisaran angka Rp 5.400.000 – Rp 29.000.000 an.

4. Biaya Kuliah Lewat Pihak Ketiga

Ada juga mahasiswa Indonesia yang memilih menggunakan jasa pihak ketiga untuk melanjutkan pendidikannya di Jerman. Kalau begitu, kamu harus menyiapkan dana yang lebih banyak daripada kalau tanpa perantara. Banyak orang dengan alasan jarak yang sangat jauh dan kesibukan yang padat, memilih untuk mendaftar kuliah di Jerman lewat perantara.

Besarnya dana untuk kuliah di Jerman melalui pihak ketiga nominalnya juga beragam. Namun, jika dibuat reratanya maka berada di kisaran Rp 123.000.000 – Rp. 271.000.000.

Berapa Biaya Hidup di Jerman?

Selain biaya kuliah, dana yang harus disiapkan saat berkuliah di Jerman juga cukup banyak dan beragam.  Biaya hidup ini dibagi menjadi beberapa macam, contohnya sebagai berikut.

  1. Biaya makan dan tempat tinggal, sekitar Rp 8.000.000 – Rp 12.000.000.000.
  2. Biaya untuk jaminan dan asuransi, kisarannya adalah Rp 150.000.000 untuk finansial visa, sedangkan biaya asuransi kesehatan adalah Rp 1.000.000-an.
  3. Biaya lain-lain, seperti untuk membeli alat tulis, print tugas dan lainnya dimulai dari Rp4.000.000 setiap bulan.

Mahal tidaknya biaya berkuliah di Jerman tentunya bagi masing-masing orang sifatnya relatif. Agar rencana kuliah di Jerman lancar, siapkan dulu biayanya. Selain biaya, yang tidak kalah penting untuk kamu persiapkan adalah kemampuan berbahasa Jerman, sebagai alat komunikasi utama di negara tersebut.

Memahami hal ini, SMA Dwiwarna Boarding School membuka jalan bagi siswa berprestasi untuk meraih beasiswa studi luar negeri melalui persiapan bahasa yang matang. Persiapan tersebut terwujud dari kerjasama dengan Goethe Institut lewat eskul bahasa Jerman. Dengan begitu, siswa yang memang memiliki rencana studi ke Jerman bisa mendapatkan bekal yang lebih maksimal. 

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp