Begini Cara Menulis Daftar Pustaka yang Benar

Bagi seorang siswa memahami cara menulis daftar pustaka, terbilang sangat penting untuk dilakukan. Pasalnya, ini merupakan bagian penting dalam sebuah artikel atau karya ilmiah. Daftar pustaka adalah suatu daftar yang di dalamnya berisi berbagai sumber bacaan yang dijadikan dasar informasi ataupun referensi untuk mengerjakan karya tulis ilmiah. 

Sumber informasi yang bisa digunakan sebagai referensi adalah buku, skripsi, jurnal, artikel dan sebagainya. Pembuatan daftar pustaka tidak bisa dibuat secara sembarangan karena sudah ditentukan struktur penulisannya. Lalu, bagaimana cara membuat daftar pustaka yang benar? 

Cara Menulis Daftar Pustaka 

Inilah tata cara penulisan daftar pustaka yang benar: 

1. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Buku 1 Penulis

Buku menjadi sumber informasi yang sering digunakan sebagai bahan referensi ketika membuat suatu karya tulis ilmiah. Adapun format dalam menulis daftar pustaka dari buku adalah (Nama belakang penulis, nama depan penulis. Tahun terbit. Judul buku (ditulis miring). Tempat kota terbit: Penerbit.).

Contohnya:

Anderson, Benedict. 2001. IMAGINED COMMUNITIES:KOMUNITAS-KOMUNITAS TERBAYANG. Yogyakarta: INSIST

Martyn Hammersly, dan Atkinson, Paul. 2007. Ethnography : Principles in practice

Third edition. New York: Routledge is an imprint of the Taylor & Francis Group

2. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari 2 Sampai 3 Penulis

Untuk penulisan buku dengan 2 (dua) sampai 3 (tiga) orang penulis adalah dengan menuliskan nama penulis kedua secara terbalik kemudian bisa dihubungkan dengan kata ‘dan’.

Contoh:

Laksamana, Adhi Bambang. 2016. Panduan Perang. Jakarta: Gramedia.

3. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari 4 atau Lebih Penulis

Untuk buku yang memiliki 4 (empat) penulis atau lebih, maka susunannya adalah nama penulis 1., dkk, tahun terbit, judul buku, kota terbit: penerbit.

Contoh:

Maryanto, Ibnu., dkk. 2007. Nama Daerah Mamalia di Indonesia. Jakarta: LIPI Press.

Baca artikel detikedu, “Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Benar dari Berbagai Sumber” selengkapnya https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6720700/cara-menulis-daftar-pustaka-dengan-benar-dari-berbagai-sumber.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

4. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Skripsi

Selain buku, skripsi juga sering digunakan sebagai bahan referensi atau rujukan dalam menulis karya tulis ilmiah. Format dalam menulis daftar pustaka yang bersumber dari skripsi sedikit berbeda dari daftar pustaka yang bersumber dari buku. Inilah susunan penulisannya (Nama belakang penulis, nama depan penulis. “Judul Pustaka”. Jenis Pustaka, Instansi penerbit, tahun terbit). 

Contohnya:

Waluyo, Agus. “Strategi Pemenangan Siti Fatimah dalam Pemilihan Kepala Desa Plosokerep Tahun 2019”. Skripsi, Universitas Surabaya, 2020. 

5. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Jurnal 

Sumber informasi lain yang bisa digunakan sebagai bahan rujukan adalah jurnal ilmiah. Susunan penulisan daftar pustaka yang bersumber dari jurnal berbeda dengan sumber informasi lainnya. Susunan penulisannya yaitu [Nama belakang penulis, nama depan penulis. “Judul artikel jurnal.” Nama jurnal volume, nomor/issue (tahun terbit): halaman.]

Contohnya:

Permadi, Suganda.”Model Penguatan Kapasitas Pemerintah Desa.” Jurnal Sosial Politik dan Humaniora 06, no.3 (2018):200.

6. Penulisan Daftar Pustaka yang Bersumber dari Website

Bahan referensi atau rujukan juga bisa berasal dari website di internet., contohnya seperti artikel. Jika kamu menggunakan artikel sebagai bahan referensi maka harus menulis daftar pustaka dengan benar. Adapun susunannya yaitu [nama belakang penulis, nama depan penulis. “judul artikel” website artikel. Tanggal diakses. Link URL website

Contohnya:

Aditya, Reza. “Perkembangan Boarding School di Indonesia Dari Dulu Hingga Sekarang” www.smadwiwarna.sch.id. Diakses pada Minggu 23 Januari 2021. https://www.smadwiwarna.sch.id/perkembangan-boarding-school-di-indonesia/

Setelah mengetahui cara penulisan daftar pustaka yang benar dari berbagai sumber, kamu juga perlu tahu apa tujuan penulisan daftar pustaka. Berikut ini adalah beberapa tujuan penulisan daftar pustaka:

  • Untuk menghindari tindakan plagiat atau penjiplakan
  • Sebagai salah satu bentuk menghargai penulis asli yang menulis buku, jurnal, artikel atau skripsi
  • Membantu pembaca untuk mendapatkan informasi kutipan dengan lengkap 
  • Memberikan informasi sumber penyusunan tulisan
  • Sebagai media untuk menuliskan daftar rujukan penulis lain

Nah, itulah informasi lengkap tentang cara menulis daftar pustaka yang benar. Pada dasarnya penulisan daftar pustaka itu sangat mudah asalkan kamu mengetahui susunan penyusunannya seperti apa. Selain itu, kamu juga harus tahu bagaimana cara penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber rujukan. Ini dikarenakan masing-masing memiliki susunan yang berbeda. Baca juga mengenai Panduan membuat karya ilmiah

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp