Guru SMA Dwiwarna Terpilih Mengikuti Program Pelatihan 1000 Guru di Luar Negeri, Irvan Dedy, S.Pd.,M.Pd

Salah satu cara meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah meningkatkan kompetensi guru sebagai pendidik yang profesional. Sebagai ujung tombak dalam dunia pendidikan, tentunya tidak berlebihan jika pemerintah memberikan perhatian yang lebih pada pengembangan guru. Pemerintah dalam melaksanakan program pengembangan kompetensi bagi pendidikan dan tenaga kependidikan telah melakukan beberapa program yang dilakukan di dalam negeri. Untuk lebih memberikan wawasan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kepada pendidik, maka pemerintah memberikan kesempatan kepada pendidik untuk mengikuti pelatihan di luar negeri.

Pelatihan pendidik dan tenaga pendidik ini diikuti oleh sekitar 1200 orang yang terdiri dari guru, kepala sekolah, pengawas sekolah, widyaiswara, tutor, pendidik Paud, instruktur kursus, penilik, dan pamong belajar dari seluruh Indonesia. Selama mengikuti program pelatihan di luar negeri ini, pendidik dan tenaga pendidikan diharapkan dapat menyerap semua materi yang diberikan dan budaya pembelajar yang dialami untuk kemudian dapat ditularkan dan dipraktikkan dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah masisng-masing dan lingkungan sekitar.

Salah satu guru yang terpilih untuk mengikuti program ini adalah Irvan Dedy, S.Pd.,M.Pd dari SMA DWIWARNA (Boarding School) Bogor. Guru yang merupakan pemenang I Olimpiade Guru Nasional (OGN) 2018 pada bidang matematika ini terpilih mengikuti pelatihan di luar negeri untuk belajar di “The University of Queensland” Australia. Program pelatihan yang akan diikuti adalah Teacher Training on Pedagogical Skills – Applied Teaching Methodologies in the 21st Century.

Kegiatan pelatihan berupa teori di kelas dan kunjungan lapangan ke sekolah di Queensland untuk dapat melihat pembelajaran yang dilakukan secara nyata di dalam kelas. Pelatihan yang dilakukan tentunya akan terus dipantau, dievaluasi dan ditindaklanjuti oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan meminta guru membuat jurnal harian individu, jurnal mingguan, laporan individu, dan laporan umum, dan tindak lanjut guru dalam program yang sudah diikuti untuk sekolah maupun lingkungan di sekitar sekolah. Semoga saja pelatihan ini terus berlanjut dan semua guru dapat merasakan pengalaman untuk belajar di luar negeri demi meningkatkan kompetensi guru. Aamiin.

Bagikan post ini
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *