Untuk memastikan pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) berjalan lancar, ada beberapa hal yang harus dipersiapkan dengan baik. Ada banyak faktor yang menjadi penentu bahwa ANBK bisa berjalan dengan baik.
Misalnya, pastikan infrastruktur teknologi seperti komputer, jaringan internet, dan perangkat lunak pendukung tersedia dan berfungsi dengan baik. Selain itu, pastikan tenaga pengajar dan staf sekolah mendapatkan pelatihan yang memadai terkait penggunaan perangkat dan prosedur ANBK.
Siswa juga perlu diberikan bimbingan tentang teknis pelaksanaan asesmen agar mereka merasa nyaman dan siap saat mengikuti ANBK. Lalu, apa saja komponen Asesmen Nasional? Apa saja yang diukur dalam Asesmen Nasional?
Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, berikut adalah penjelasan persiapan dalam pelaksanaan Asesmen Nasional.
Berbagai Persiapan Pelaksanaan Asesmen Nasional
Pelaksanaan Asesmen Nasional tidak memerlukan persiapan khusus yang bertujuan untuk meningkatkan skor. Sebaliknya, fokuslah pada persiapan teknis seperti memastikan kelancaran komputer, jaringan internet, dan aplikasi yang akan digunakan.
Untuk orang tua, ada beberapa hal penting yang dapat dilakukan saat mendampingi anak dalam pelaksanaan Asesmen Nasional.
- Pertama, cari informasi dari sumber otoritatif seperti laman Pusat Asesmen dan Pembelajaran (Pusmenjar) Kemendikbudristek dan akun media sosialnya.
- Kedua, cek konsepsi dengan mengajak anak dan guru berdiskusi untuk memahami Asesmen Nasional dengan benar.
- Ketiga, jadilah teman belajar anak dengan menumbuhkan kecintaan pada buku dan dunia bacaan serta fasilitasi hobi yang mengasah nalar dan karakter.
- Terakhir, ajak guru untuk berefleksi dan mencari cara agar pembelajaran lebih efektif dalam membantu anak bernalar dan berkarakter.
Selain itu, untuk membantu anak lebih siap menghadapi Asesmen Nasional, Anda bisa melakukan tes konsentrasi anak guna memastikan mereka dapat fokus selama tes berlangsung.
Mengetahui minat dan bakat anak juga penting. Anda bisa menggunakan tes minat dan bakat untuk mengetahui kecenderungan dan potensi mereka di berbagai bidang.
Komponen Asesmen Nasional
Asesmen Nasional terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, dan survei lingkungan belajar. Lalu, apa yang diukur oleh AKM? Setidaknya AKM memiliki dua ukuran, yakni literasi serta numerasi.
Survei karakter bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang sikap, nilai, dan kebiasaan siswa yang berkontribusi pada keberhasilan belajar. Survei lingkungan belajar mengumpulkan informasi tentang kondisi sekolah, baik dari sisi infrastruktur maupun proses pembelajaran yang terjadi .
Aspek yang Diukur dalam Asesmen Nasional
Asesmen Nasional dirancang untuk mengukur beberapa aspek penting dalam proses pendidikan.
- Pertama, kemampuan literasi dan numerasi siswa yang merupakan dasar dari kompetensi akademis mereka.
- Kedua, survei karakter yang mengukur aspek-aspek seperti kejujuran, disiplin, dan kerja sama.
- Ketiga, survei lingkungan belajar yang mengevaluasi kondisi fisik sekolah, ketersediaan sumber daya, serta interaksi antara siswa dan guru.
Semua aspek ini memberikan gambaran komprehensif tentang kualitas pendidikan di suatu sekolah .
Apa yang Diukur dalam Asesmen Nasional?
Dalam Asesmen Nasional, terdapat beberapa hal yang diukur untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang pendidikan. Pada AKM, literasi membaca dan numerasi menjadi fokus utama. Literasi ini akan focus dalam memahami sebuah teks. Tidak hanya itu, mereka juga akan diminta untuk mengevaluasi suatu teks untuk mengukur literasinya.
Lalu, ada juga yang disebut tes numerasi untuk mengukur bagaimana anak bisa menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih matematis. Survei karakter mengukur nilai-nilai dan sikap siswa yang mendukung pembelajaran seperti kejujuran, kedisiplinan, dan kerja sama.
Sedangkan survei lingkungan belajar mengukur berbagai aspek lingkungan fisik dan sosial sekolah yang mendukung proses pembelajaran.
Dengan memahami semua komponen dan aspek yang diukur dalam Asesmen Nasional, sekolah dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menghadapi asesmen ini dan meningkatkan kualitas pendidikan. Untuk informasi lebih lanjut dan bimbingan persiapan, pastikan untuk mengikuti panduan resmi dan pelatihan yang disediakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Tidak hanya itu, bagusnya ada banyak sekolah yang menerapkan semua hal tersebut dalam mempersiapkan Asesmen Nasional, contohnya seperti SMA Dwiwarna (Boarding School). Sekolah ini memiliki semua hal yang dibutuhkan dalam Asesmen Nasional.
Mulai dari fasilitas, guru, bahkan persiapan pembelajarannya pun SMA Dwiwarna (Boarding School) amat sigap menangani hal ini. Mereka bahkan menyiapkan berbagai game untuk melatih konsentrasi anak, sekaligus ada tes minat dan bakat agar setiap siswanya mendapatkan pengarahan yang lebih sesuai dan efektif.
Jadi, jika Anda ingin anak lebih maksimal dalam pendidikannya, serahkan semuanya pada SMA Dwiwarna (Boarding School) dengan segala kelengkapan fasilitasnya.


