Salah satu contoh tugas yang diberikan kepada siswa SMA pada mata pelajaran bahasa Indonesia adalah menulis naskah drama. Drama adalah salah satu karya fiksi yang berbentuk dialog-dialog. Dimana pemeran atau tokoh dalam drama akan mementaskan dialog sesuai dengan tuntutan naskah drama.
Supaya bisa menghasilkan naskah drama dengan cerita yang bagus, maka Anda harus tahu cara menulis naskah drama sekolah yang baik dan benar. Bisa dibilang menulis naskah drama itu susah-susah gampang. Akan tetapi, jika sudah tahu caranya maka proses menulisnya menjadi lebih mudah.
Susunan Naskah Drama
Sebelum mulai menulis naskah drama, Anda harus tahu susunan naskah drama yang benar itu seperti apa. Berikut susunan naskah drama yang perlu Anda ketahui:
1. Prolog
Prolog ini berisi kata-kata pembuka, pengantar ataupun latar belakang yang disampaikan oleh narrator, dalang ataupun tokoh tertentu.
2. Dialog
Dialog adalah percakapan antara tokoh-tokoh dalam suatu drama. Percakapan ini terdiri atas tiga bagian yaitu orientasi, komplikasi dan juga resolusi.
3. Epilog
Sementara epilog ini merupakan kata-kata penutup yang berisi amanat atau kesimpulan tentang keseluruhan isi drama.
Cara Menulis Naskah Drama Sekolah yang Memukau
Berikut ini langkah-langkah menulis naskah drama yang harus Anda ketahui:
1. Tentukan Ide Cerita
Langkah pertama ialah Anda harus menentukan ide cerita . Ide cerita adalah gambaran secara umum cerita yang ingin ditampilkan atau ditayangkan dalam drama. Tentukan ice cerita yang menarik dengan konflik-konflik yang bisa membuat drama semakin bagus dan banyak yang tertarik.
2. Tentukan Tema
Setelah menentukan ide cerita, selanjutnya tentukan tema apa yang akan diusung. Perlu diketahui jika setiap cerita dalam naskah drama pasti memiliki tema. Maka dari itu, menentukan tema menjadi poin yang sangat penting. Nantinya tema yang ditentukan sudah ditentukan berguna untuk membangun sebuah cerita dalam naskah drama.
3. Tentukan Judul Naskah Drama
Sebuah karya tentu akan kurang menarik apabila tidak ada judulnya. Perlu diketahui jika judul menjadi hal pertama yang dilihat oleh pembaca. Buatlah judul naskah drama yang bagus dan unik agar pembaca tertarik untuk membaca naskah drama yang Anda buat.
4. Rumuskan Naskah Cerita
Setelah ketiga langkah di atas selesai dilakukan, selanjutnya Anda bisa mulai untuk merumuskan naskah cerita. Anda bisa memulainya dengan menyusun pemetaan tokoh, menentukan karakteristik masing-masing tokoh, membuat kerangka cerita mulai dari tahap pengenalan hingga akhir konflik.
Jika semua rumusan naskah tersebut selesai dilengkapi maka cerita yang dibuat akan memiliki alur yang tersusun. Tentu ini akan memudahkan Anda dalam menulis naskah drama sampai akhir.
5. Buatlah Sinopsis Cerita
Berikutnya Anda diharuskan untuk membuat sinopsis cerita. Sinopsis cerita ini tidak perlu dibuat terlalu panjang. Buatlah sinopsis cerita yang pendek saja. Sinopsis cerita ini berisi tentang gambaran umum dan juga ide yang sudah dirancang.
6. Mulai Menulis Cerita
Pada langkah ini, Anda bisa menuliskan semua hal yang dipikirkan. Meski begitu, Anda harus menulis cerita berdasarkan sinopsis yang sebelumnya sudah dibuat. Dengan begitu, maka naskah drama bisa dibuat dengan baik, mudah dan juga cepat.
7. Merevisi Cerita
Langkah terakhir dalam menulis naskah drama adalah memeriksa kembali naskah yang sudah disusun. Periksalah ejaan, penggunaan tanda baca, masalah yang disajikan dalam cerita dan hal-hal lainnya. Jika dirasa ada yang masih belum benar dan kurang bisa langsung diperbaiki.
Nah itulah informasi tentang cara menulis naskah drama sekolah yang memukau. Informasi ini sangat penting untuk Anda agar bisa menulis naskah drama yang menarik. Selain informasi ini, Anda juga harus tahu cara membuat cerpen.
SMA Dwiwarna (Boarding School) merupakan boarding school terbaik yang ada di Bogor. Sekolah ini tidak hanya memiliki akreditasi A (98) saja tetapi juga memiliki banyak kegiatan osis yang bermanfaat. Ini contoh program osis yang perlu diketahui.


