Memasuki masa liburan sekolah, kebanyakan siswa umumnya sudah merencanakan aktivitas liburan mereka. Tak jarang hal tersebut juga didukung oleh orang tua dan pihak sekolah. Salah satunya dengan mengadakan pariwisata religi atau sering juga disebut tadabbur alam.
Selain menjadi sarana hiburan bagi siswa, kegiatan seperti wisata religi juga dapat memberikan momen liburan yang berkesan, sekaligus menjadi kegiatan bernilai ibadah yang bisa dilakukan selama libur sekolah.
Apa Itu Pariwisata Religi?
Anda mungkin masih bertanya-tanya, apa yang dimaksud dengan pariwisata religi? Secara sederhana, pariwisata religi atau wisata religi adalah kegiatan yang menggabungkan perjalanan spiritual dengan pengalaman budaya dan sejarah.
Dalam pembelajaran agama Islam, wisata religi sering disebut sebagai ziarah, yaitu perjalanan ke tempat-tempat yang memiliki nilai spiritual dan sejarah yang tinggi dalam perkembangan agama Islam.
Sehingga tak heran apabila tempat-tempat yang dikunjungi umumnya berhubungan dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam, seperti lokasi kelahiran nabi, tempat penyebaran agama Islam, hingga makam para tokoh-tokoh penting dalam peradaban Islam.
Biasanya sekolah mengadakan kegiatan pariwisata religi dalam bentuk outing class. Sehingga para siswa bisa ikut serta dalam kegiatan tersebut. Tak jarang para orang tua juga diperbolehkan untuk ikut.
Contoh Pariwisata Religi
Jika Anda penasaran wisata religi itu seperti apa, berikut beberapa contoh dan rekomendasi wisata religi yang bisa Anda pertimbangkan, yaitu:
1. Masjid Baiturrahman, Aceh
Masjid kebanggaan masyarakat Aceh ini jadi destinasi wisata religi yang paling sering direkomendasikan. Itu karena masjid ini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga peninggalan Kerajaan Aceh dengan simbol agama, budaya, dan perjuangan masyarakat Aceh.
2. Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari
Museum ini mengabadikan berbagai informasi dan koleksi yang menjelaskan tentang perkembangan Islam di Nusantara. Dibangun dengan desain seperti piramida, museum ini juga dilengkapi dengan monumen At-tauhid yang dihiasi oleh 99 Asmaul Husna.
3. Masjid Agung Jawa Tengah
Berada di pusat kota Semarang, masjid ini memiliki desain yang kental dengan unsur budaya dan keragaman. Sebab desain masjid ini mengedepankan perpaduan gaya arsitektur Jawa, Islam, dan Romawi.
4. Masjid Menara Kudus
Rumah ibadah yang juga digelari sebagai Al-Aqsa ini merupakan bangunan klasik yang dibangun oleh Sunan Kudus pada 1549. Memiliki ketinggian sekitar 18 meter dan dihiasi dengan 32 piring bergambar di sekelilingnya. Di dalam menara terdapat tangga yang terbuat dari kayu jati, dan diperkirakan dibuat pada 1895 M.
5. Gereja Katedral
Bangunan ini sering dijadikan sebagai simbol toleransi antar umat beragama. Sebab gereja ini berdiri kokoh di seberang Masjid Istiqlal. Selain itu, gereja ini juga menjadi saksi sejarah perkembangan agama Katolik di Indonesia.
6. Candi Borobudur
Bukan hanya sebatas tempat wisata populer di Indonesia, Candi Borobudur juga dikenal sebagai candi Buddha terbesar di dunia. Candi ini diperkirakan sudah dibangun sejak abad ke-9, dan kini menjadi situs warisan dunia UNESCO serta mampu menarik jutaan wisatawan setiap tahunnya.
Itulah beberapa rekomendasi wisata religi yang bisa dipertimbangkan bagi orang tua, khususnya pihak sekolah agar bisa memenuhi kebutuhan para pelajar, yang bukan hanya menghabiskan waktu belajar di dalam kelas, tetapi juga menikmati suasana baru di luar kelas dengan mengikuti kegiatan wisata religi seperti ini.


