Dalam pelajaran matematika, kita akan mengenal yang namanya FPB (Faktor Persekutuan Terbesar) dan KPK (Kelipatan Persekutuan Terkecil). Dua konsep ini tidak hanya penting dalam penyelesaian berbagai soal matematika, tetapi juga masalah kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak siswa yang merasa bingung bagaimana cara membedakan faktor persekutuan terkecil dan terbesar tersebut. Melalui panduan lengkap di artikel ini, Anda akan mempelajari secara detail tentang FPB, KPK, hingga cara mencari nilai tersebut.
Apa itu FPB dan KPK?
Sebelum membahas tentang FPB dan KPK, Anda harus mengetahui dulu apa itu kelipatan. Kelipatan adalah pengalian bilangan dengan setiap bilangan asli secara berurutan. Contohnya, Anda memiliki satu bilangan yakni 2. Lalu dikalikan dengan bilangan asli secara berurutan sehingga menjadi:
- 2 x 1 = 2
- 2 x 2 = 4
- 2 x 3 = 6
- dan seterusnya
Sementara itu, faktor adalah bilangan yang dapat membagi sampai habis sebuah bilangan. Contohnya, bilangan 15 dapat dibagi habis dengan bilangan 1, 3, 5, dan 10. Jadi, keempat bilangan tersebut disebut sebagai faktor dari bilangan 15.
Jadi, FPB atau Faktor Persekutuan Terbesar adalah faktor atau bilangan terbesar yang bisa membagi habis dua bilangan atau lebih . Contohnya, ketika Anda ingin mencari FPB dari 12 dan 18, maka hasilnya adalah 6. Dikarenakan, 6 adalah bilangan terbesar yang bisa membagi kedua bilangan tersebut.
Lalu, pengertian KPK atau Kelipatan Persekutuan Terkecil adalah bilangan positif tekecil yang menjadi kelipatan bersama dari dua bilangan atau lebih. Contohnya, saat Anda ingin mencari KPK dari 4 dan 6, maka hasilnya adalah 12. Dikarenakan, 12 merupakan bilangan pertama yang muncul pada hasil kelipatan 4 dan 6. Lebih lengkapnya Anda bisa simak rinciannya pada ulasan berikut ini:
Kelipatan 4: 4, 8, 12, 16, 20
Kelipatan 6: 6,12, 18, 24
Bagaimana Cara Mencari KPK?
Jika Anda masih bingung bagaimana cara mencari KPK, berikut penjelasan detail yang sudah kami siapkan untuk dipahami agar Anda dapat menyelesaikan berbagai soal KPK dengan mudah setelah ini.
1. Metode faktorisasi prima
- Buatkan faktorisasi prima setiap bilangan
- Pilih semua faktor prima yang ada (tuliskan semuanya, baik yang sama ataupun tidak)
- Bila ada faktor prima yang sama, ambil yang punya pangkat terbesar.
- Kalimat semua faktor prima yang dipilih.
- Itulah nilai KPKnya.
2. Metode mendaftar kelipatan
Metode daftar kelipatan ini dengan mengurutkan setiap kelipatan dari bilangan yang akan dicari KPKnya. Contohnya:
- Kelipatan dari 12 adalah 12, 24, 36, 48,,…
- Kelipatan dari 18 adalah 18, 36, 54,…
Dari penjelasan diatas, dapat dilihat bahwa kelipatan persekutuan terkecilnya adalah 36.
Mempelajari FPB dan KPK bukan hanya tentang penghafalan rumus, tetapi juga memahami aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, kamu akan mengetahui bahwa ada banyak sekali manfaat belajar matematika dalam kehidupan sehari-hari yang kadang tidak disadari.
Pendalaman materi ini juga bisa didapatkan lewat program ekstrakurikuler sekolah seperti kelas olimpiade matematika. Dalam kelas tersebut, Anda akan mempelajari bagaimana cara belajar matematika efektif agar dapat menyelesaikan berbagai soal dengan cepat hingga memenangkan kejuaraan di berbagai perlombaan.
Nah, hal ini bisa kamu dapatkan saat menempuh pendidikan SMA di SMA Dwiwarna (Boarding School). Sekolah swasta berasrama ini memiliki banyak program yang menunjang minat dan bakat siswanya, tidak hanya dalam bidang akademik tetapi juga non akademik seperti olahraga, tahfidz, paskibra, pramuka, dan banyak lagi.


