11 Contoh Sikap Jujur bagi Siswa

Sikap jujur perlu ditanamkan sejak dini pada anak, sehingga akan menjadi nilai kebaikan yang akan dibawa hingga mereka dewasa. Selain mengajarkan anak melakukan hal-hal yang bersifat kejujuran, orang tua juga bisa menjadi contoh yang baik bagi anak untuk memulai hal tersebut. Lantas, apa sebenarnya perilaku jujur itu?

Apa Itu Perilaku Jujur?

Secara sederhana, perilaku jujur dapat diartikan sebagai kesesuaian ucapan dan perbuatan. Jujur berarti mengatakan yang sebenarnya, tidak berbohong, tidak berbuat curang dan tidak melakukan sesuatu yang dapat merugikan orang lain.

Contoh Perilaku Jujur bagi Siswa

Sekolah menjadi tempat yang tepat untuk menumbuhkan sikap jujur pada anak. Berikut beberapa contoh perilaku jujur bagi siswa yang bisa dipelajari, antara lain:

1. Mengakui Kesalahan

Perilaku jujur pada siswa bisa dimulai dengan mau mengakui kesalahan. Setiap anak harus bertanggungjawab atas kesalahan yang ia lakukan, agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di kemudian hari.

2. Tidak Mencontek

Mengerjakan tugas yang diberikan dengan kemampuan sendiri juga bagian dari perilaku jujur. Jawaban orang lain mungkin saja benar, tapi itu tidak menggambarkan kemampuan kita yang sesungguhnya, apalagi dalam mengerjakan ujian. Manfaat jujur saat ujian salah satunya membantu kita mengukur sejauh mana kemampuan yang kita miliki.

3. Tidak Menjelekkan Teman

Perundungan di sekolah umumnya dipicu karena rasa tidak suka pada seseorang, kemudian mengajak orang lain untuk tidak suka pada siswa tersebut. Ini tentunya merupakan hal buruk yang perlu dihindari, karena sekolah juga merupakan tempat untuk kita bersosialisasi, dan memperluas pertemanan.

4. Berani Berekspresi

Berani berekspresi dan mengemukakan pendapat juga bagian dari sikap jujur. Ketika kita merasa ada hal yang tidak sesuai dengan kebenaran, maka kita perlu berpendapat untuk mengatakan yang sebenarnya.

5. Bersikap Adil

Siswa harus dibiasakan untuk bersikap adil. Sehingga ia melakukan sesuatu sesuai porsinya, dan tidak mengambil hak milik orang lain. Misalnya dalam pembagian makanan, seorang anak tidak boleh mengambil bagian lebih banyak, karena dalam pembagian tersebut ada milik siswa lainnya.

6. Mengembalikan Barang

Siswa juga perlu diajarkan untuk selalu mengembalikan barang setelah meminjamnya. Terutama ketika meminjam barang milik teman atau orang lain. Maka ia harus segera mengembalikannya jika sudah selesai menggunakan barang tersebut.

7. Membayar Sesuai Harga

Ketika sekolah menerapkan kantin kejujuran, maka siswa harus berlaku jujur dengan membayar sesuai harga. Hal ini juga berlaku jika siswa jajan di kantin umum, terutama saat kondisinya sedang ramai. Sehingga tidak merugikan orang lain, khususnya pihak sekolah dan penjaga kantin.

8. Memberi Alasan yang Jujur

Saat melakukan kesalahan, misalnya terlambat masuk kelas atau tidak mengerjakan PR, maka sebaiknya memberikan alasan yang jujur. Meski pada akhirnya tetap mendapat hukuman, namun itu merupakan contoh perilaku jujur, dan bisa jadi pertimbangan guru untuk tidak memberikan hukuman.

9. Menepati Janji

Contoh perilaku jujur lainnya adalah menepati janji. Sebab orang lain mungkin saja meluangkan waktunya untuk kita, dan kita sudah menyanggupi janji tersebut. Maka kita harus menepati janji tersebut agar orang lain selalu percaya dengan kita.

10. Tidak Mengambil Barang Orang Lain

Sebagai orang yang telah terlatih untuk berlaku jujur, kita tidak boleh mengambil hak milik orang lain. Ketika kita menginginkan barang yang dimiliki orang lain, kita bisa berusaha untuk memilikinya sendiri atau meminjam dari orang tersebut.

11. Belajar Antre

Antre mengajarkan kita untuk bersikap disiplin. Ada banyak manfaat disiplin yang nantinya akan kita rasakan, salah satunya melatih perilaku jujur dan tidak mengambil hak orang lain.

Itulah beberapa contoh perilaku jujur bagi siswa yang bisa Anda terapkan. Jika dilatih dengan baik, hal-hal tersebut bisa menjadi nilai baik dalam kehidupan sehari-hari.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp