Contoh Gotong Royong di Sekolah dan Manfaatnya untuk Siswa

Gotong royong merupakan salah satu hal yang penting dalam kehidupan bermasyarakat. Aktivitas ini tidak hanya melatih kita untuk berbuat baik, tapi juga meningkatkan kemampuan bersosialisasi. Gotong royong juga diajarkan sejak dini pada anak-anak di sekolah. Sehingga kita bisa melihat banyak contoh gotong royong di sekolah yang baik bagi pertumbuhan anak.

Contoh Gotong Royong di Sekolah

Ada banyak contoh gotong royong di sekolah yang dapat melatih anak untuk saling tolong-menolong dan bersosialisasi, beberapa diantaranya seperti:

1. Membersihkan Kelas

Piket kelas atau aktivitas membersihkan kelas, bisa jadi contoh gotong royong yang sederhana di sekolah. Beberapa siswa diberikan jadwal secara bergiliran, membersihkan kelas. Melakukannya secara bersama-sama, membuat anak mengerti tentang pembagian tugas dan saling membantu.

2. Membersihkan Lingkungan Sekolah

Siswa juga bisa dilibatkan dalam kegiatan membersihkan lingkungan sekolah. Umumnya ini dilakukan saat ada perayaan khusus atau menjelang ujian dan kenaikan kelas. Ini dapat melatih anak untuk peduli pada sekitar dan bersosialisasi dengan teman-teman lainnya di lingkungan sekolah.

3. Merapikan Perpustakaan

Contoh gotong royong di sekolah selanjutnya adalah merapikan perpustakaan. Perpustakaan bisa menjadi tempat yang baik untuk melatih anak melakukan hal yang terorganisir. Karena buku-buku di perpustakaan umumnya disusun dengan ketentuan khusus, seperti warna buku, kategori buku, dan ada juga yang dibagi sesuai kelas atau pembelajaran tertentu.

4. Menanam Pohon

Mengajak siswa secara gotong royong menanam pohon atau tumbuhan, akan melatih kepedulian mereka terhadap lingkungan. Sekaligus mengajarkan anak bagaimana cara merawat tanaman atau pohon dengan baik.

5. Membuat Dekorasi

Kegiatan seperti peringatan hari besar atau acara sekolah, biasanya mengikutsertakan siswa untuk berpartisipasi. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah membuat dekorasi kelas. Hal ini dapat melatih kerja sama dan kekompakan siswa secara individu dan kelompok.

6. Kegiatan Bakti Sosial

Contoh gotong royong di sekolah yang umum ditemui adalah bakti sosial. Biasanya dilakukan untuk membantu korban bencana atau teman yang sedang kesusahan. Selain melatih rasa kepedulian pada sesama, kegiatan ini juga mengajarkan anak untuk kreatif dalam menemukan ide usaha yang bisa menghasilkan uang, seperti berjualan, melakukan bazar, pameran seni dan lain-lain.

7. Mengumpulkan Barang Bekas

Melatih siswa untuk peduli terhadap lingkungan, bisa dilakukan dengan mengajak mereka mengumpulkan barang bekas. Lewat kegiatan ini anak-anak sekaligus belajar mengenali jenis sampah, bagaimana mengelolanya hingga bagaimana mendaur ulang sampah agar menjadi barang yang bisa digunakan kembali.

Manfaat Gotong Royong di Sekolah

Ada banyak hal positif yang bisa kita ambil sebagai manfaat gotong royong di sekolah, seperti melatih kemampuan anak dalam bersosialisasi, kepedulian pada sesama, peduli terhadap lingkungan hingga melatih kerja sama dan kekompakan dalam tim.

Contoh gotong royong di sekolah yang kami jabarkan mungkin terkesan sederhana, namun bila diterapkan dengan baik, itu akan diterima anak dengan senang hati dan akan terbawa hingga mereka dewasa. Sehingga dapat menjadi nilai-nilai baik yang mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

SMA Dwiwarna (Boarding School) juga menerapkan gotong royong di sekolah melalui fasilitas dan kegiatan yang ditawarkan. Adanya asrama di sekolah akan melatih kemandirian siswa dan bagaimana mereka bersosialisasi dengan orang-orang di sekitarnya.

Selain itu SMA Dwiwarna juga memiliki berbagai kegiatan yang dapat dilakukan secara bersama-sama, seperti olahraga, belajar bersama melalui study club yang disediakan, dan juga berbagai kegiatan lainnya yang dapat membantu mengembangkan diri siswa agar menjadi pribadi yang baik di masyarakat dan untuk dirinya di masa yang akan datang.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp