Pernahkan Anda mendengar istilah wisjur akmil? Istilah ini cukup asing di telinga orang awam. Wisjur merupakan singkatan dari wisuda jurit. Wisjur adalah momen puncak yang menandai transformasi dari seorang taruna menjadi prajurit resmi di dunia militer. Wisjur bukan hanya upacara tetapi juga memiliki makna yang dalam bagi prajurit.
Makna yang dimaksud adalah pengakuan atas perjuangan serta dedikasi yang ditunjukkan. Untuk bisa sampai pada upacara ini, Anda harus melalui pendidikan dan pelatihan yang ketat serta keras. Banyak tantangan dan tangisan yang harus dilewati untuk mencapainya.
Apa Itu Wisjur Akmil?
Wisuda jurit atau Wisjur Akmil merupakan upacara pelantikan yang secara khusus diadakan untuk calon Taruna atau prajurit Taruna di Akademi Militer (Akmil). Upacara ini menandai perubahan status calon Taruna menjadi anggota resmi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sejak reformasi tahun 1999, organisasi militer Indonesia diberi nama TNI setelah pemisahan dari Polri (sebelumnya keduanya tergabung dalam ABRI), sehingga lulusan saat ini dilantik sebagai prajurit TNI, bukan ABRI.
Wisjur tidak hanya profesi formal tetapi juga dilengkapi dengan aksi defile dan juga demonstrasi ketangkasan para Taruna. Wisjur akan dihadiri oleh petinggi militer dan juga keluarga para Taruna. Hadirnya keluarga tentu akan menciptakan momen yang indah serta penuh kebanggan dan penghormatan.
Perlu digaris bawahi bahwasanya wisjur bukan hanya akhir dari masa pendidikan, tetapi juga menjadi awal tanggung jawab besar sebagai anggota TNI yang bertugas untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara.
Wisjur sendiri dimulai dengan pendidikan dasar integratif selama 3 bulan di Resimen Chandradimuka, Akademi TNI. Tujuan dari pendidikan ini adalah untuk membentuk sinergitas antara calon prajurit dari TNI maupun polri serta menanamkan nilai-nilai keprajuritan dan juga kepolisian yang solid.
Setelah itu, para Taruna dan Bhayangkara Taruna mengikuti serangkaian ujian , pelatihan fisik dan juga mental, Mereka juga akan dilatih dalam berbagai keterampilan, seperti taktik militer, dan bela diri. Wisjur Akmil biasanya diadakan pada bulan November. Adapun beberapa tujuan dari Wisjur Akmil adalah sebagai berikut:
- Sebagai simbol pengakuan resmi terhadap calon taruna ataupun prajurit taruna yang sudah berhasil menyelesaikan pendidikan dasar militer
- Memberikan apresiasi atas kerja keras dan juga dedikasi para taruna serta menegaskan komitmen mereka untuk mengabdi pada negara Republik Indonesia.
Setelah upacara Wisjur selesai, calon Taruna resmi menjadi anggota TNI. Status ini memberi hak atas gaji pokok, tunjangan jabatan, tunjangan istri, tunjangan anak, dan tunjangan lainnya sesuai pangkat dan kelas jabatan. Kira-kira berapa gaji taruna akmil itu?
Gaji Taruna Akmil
Selama masa pendidikan 4 tahun, Taruna Akmil menerima uang saku bulanan dari negara. Berdasarkan data terbaru, besaran uang saku Taruna berkisar antara Rp 1.500.000 hingga Rp 2.000.000 per bulan, tergantung tingkat pendidikan. Uang saku ini terpisah dari fasilitas asrama, makan, seragam, dan perlengkapan militer yang sepenuhnya dibiayai negara.
Setelah Taruna lulus dan dilantik Presiden sebagai perwira TNI AD dengan pangkat Letnan Dua (Letda), prajurit berhak menerima gaji pokok sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Kesembilan Belas atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil.
Gaji pokok perwira TNI AD berpangkat Letnan Dua (Letda) berkisar antara Rp 2.735.000 hingga Rp 4.425.000 per bulan, bergantung pada masa kerja golongan. Selain gaji pokok juga mendapatkan tunjangan, seperti tunjangan istri, tunjangan jabatan, tunjangan anak dan tunjangan lainnya. Besaran tunjangan yang didapatkan sesuai dengan jabatannya.
Tunjangan-tunjangan yang didapatkan bisa mencapai Rp 1.986.000 sampai dengan Rp 37.810.500, tergantung jabatan dan juga golongannya. Dengan tunjangan sebesar itu, tidak heran jika banyak yang tertarik untuk bergabung menjadi TNI AD.
Nah itulah informasi lengkap tentang wisjur akademi kepolisian dan Akademi Militer. Apabila Anda tertarik untuk menjadi taruna Akmil, disarankan untuk segera mempersiapkan diri.
Salah satu bentuk persiapannya yaitu dengan sekolah di SMA Dwiwarna Boarding School. Alasannya karena sekolah ini memiliki program pembinaan Calon Taruna SMA Dwiwarna dengan manfaat yang sangat banyak.
Program ini bisa diikuti oleh laki-laki maupun perempuan yang ingin masuk tni wanita. Tidak hanya persiapan fisik saja yang menjadi perhatian di program CATAR SMA Dwiwarna (Boarding School), tetapi juga psikologis dan akademis. Kedisiplinan pun sangat ditempa sehingga seluruh siswa siswi yang ingin menjadi perwira bisa mendapatkan peluang yang lebih besar untuk lolos.
Ini terwujud dari lingkungan sekolah disiplin yang diterapkan di SMA Dwiwarna Boarding School.
Persiapan Wisjur Akmil Dimulai dari SMA
Wisjur Akmil dan jenjang karier perwira TNI AD setelahnya membutuhkan pondasi yang dibangun jauh sebelum Taruna masuk Magelang. Calon Taruna yang memulai persiapan sejak kelas 10 SMA punya keunggulan dalam membiasakan disiplin jadwal, latihan kesamaptaan, dan penguasaan mata pelajaran ujian seleksi.
SMA Dwiwarna Boarding School menjalankan program Calon Taruna terjadwal sejak kelas 10 dengan Bina Jasmani setiap akhir pekan yang dipandu oleh TNI, pembinaan akademik, kunjungan ke sekolah kedinasan, dan tes kesehatan periodik. Program ini terbuka untuk siswa pria dan siswi yang berminat masuk TNI atau kepolisian sebagai prajurit aktif.
SMA Dwiwarna adalah Islamic Boarding School unggulan di Bogor Jawa Barat dengan tiga kredensial resmi: Akreditasi A (98) BAN-S/M, Sekolah Penggerak Kemendikbudristek, dan SMA Unggul Garuda Transformasi 2026 Kemdiktisaintek.
Ingin mempersiapkan putra Anda menjalani Wisjur Akmil di Magelang? Daftar PPDB SMA Dwiwarna Boarding School di https://www.smadwiwarna.sch.id/form-registration/.



