Sistem Pembelajaran Double Track Integrated di SMA Dwiwarna

Sejak dunia dilanda pandemi Covid-19 banyak tatanan kehidupan manusia yang terpaksa harus berubah baik dalam bidang ekonomi, sosial, politik, maupun pendidikan.

Sektor pendidikan seakan lumpuh terimbas pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai hingga saat ini. Pendidikan tak boleh berhenti, hak belajar anak harus tetap terpenuhi. 

Pembelajaran tatap muka yang biasa dilakukan di sekolah berubah mendadak menyesuaikan kondisi.

Pembelajaran jarak jauh dengan moda daring (online) atau dikenal dengan istilah BDR (Belajar Dari Rumah) menjadi satu-satunya pilihan yang aman untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

Peralihan sistem pembelajaran ini memaksa semua pihak baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, stakeholder pendidikan, guru, siswa, para orang tua, maupun masyarakat pada umumnya menjadi melek teknologi.

Bagi para guru, kondisi pandemi ini menjadi momentum untuk terus berinovasi menciptakan dan menyajikan pembelajaran jarak jauh yang efektif dan menyenangkan para siswa.

SMA Dwiwarna Boarding School menyikapi perubahan sistem pembelajaran ini dengan terus berupaya merumuskan ide-ide kreatif dan segar sehingga para siswa tidak mengalami kejenuhan belajar dan mereka tetap termotivasi untuk berprestasi di masa pandemi.

Para siswa telah mampu menoreh prestasi membanggakan meskipun belajar secara daring. 

SKB Empat Menteri tahap-3 memutuskan bahwa masing-masing satuan pendidikan  dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) namun harus melalui prasyarat yang ditetapkan.

Selain sarana prasarana sekolah harus memenuhi standar protokol kesehatan, pembelajaran tatap muka di sekolah dapat dilakukan setelah mendapat izin dari Pemerintah Daerah, Dinas Pendidikan setempat, dan izin dari orang tua siswa bagi siswa yang ingin belajar tatap muka di sekolah.

Sistem Pembelajaran Double Track Integrated

Menyikapi kebijakan tersebut, SMA Dwiwarna Boarding School telah menyiapkan sistem pembelajaran offline dan online dengan menerapkan tiga strategi pembelajaran yaitu full online (PJJ), full offline (PTM), dan sistem pembelajaran  double track integrated.

Sistem pembelajaran double track integrated ini diterapkan guna menunjang proses pembelajaran yang utuh dan optimal. Para siswa di rumah tetap  bisa menyapa dan berinteraksi bersama guru kelas maupun teman-temannya yang berada di sekolah.

Double Track Integrated ini diharapkan mampu mendongkrak semangat belajar dan  hasil belajar para siswa.

Seperti apa double track integrated diterapkan di SMA Dwiwarna? Simak video berikut ini:

Bagikan post ini
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *