Salah satu hal penting yang harus dikuasai saat belajar bahasa Jerman adalah soal perkenalan. Hal ini menjadi penting untuk bisa membantumu berinteraksi dengan orang lain. Lalu, bagaimana cara perkenalan bahasa Jerman yang baik dan benar itu? Yuk, simak cara lengkapnya berikut ini!
Cara Perkenalkan Diri dalam Bahasa Jerman
Ketika kamu sedang mempelajari bahasa baru baik itu bahasa Indonesia, bahasa Inggris atau bahasa Jerman sekalipun pasti akan bertemu dengan bab perkenalan diri. Dalam bab ini biasanya kamu harus praktek memperkenalkan diri di depan kelas. Perkenalan diri merupakan hal yang sangat penting untuk dipelajari.
Dalam perkenalan diri kamu bisa memberitahu tahu namamu kepada orang lain sehingga bisa berinteraksi dengan mereka. Kamu yang sedang belajar bahasa Jerman dan ingin memperkenalkan diri. Inilah cara perkenalan bahasa Jerman yang bisa dipelajari:
1. Mulai dengan Salam
Dalam memperkenalkan diri menggunakan bahasa Jerman bisa dimulai dengan salam. Dimana kamu bisa menggunakan kata salam dari yang paling sederhana, misalnya Hallo atau Guten Tag. Bisa juga menanyakan kabar. Adapun bahasa jerman apa kabar adalah Wie geht es dir
2. Memperkenalkan Nama
Setelah mengucapkan salam, kamu bisa mulai memperkenalkan diri dengan menyebutkan nama. Ada beberapa kalimat bahasa Jerman yang bisa digunakan untuk memperkenalkan nama, seperti:
Ich bin Andi (Saya Andi)
Hallo, Mein name ist Andi (Hallo, nama saya adalah Andi)
Apabila kamu ingin menanyakan nama orang yang lebih tua atau orang yang dihormati, bisa menggunakan kalimat formal. Contohnya adalah:
Wie ist ihr name? Atau Wie heißen sie? Artinya adalah Siapa nama Anda?
Untuk kalimat non formal bisa kamu digunakan untuk menanyakan nama orang yang lebih muda atau anak-anak. Contohnya:
Wie ist dein name? Atau Wie heißen du? Artinya Siapa namamu?
2. Menyebutkan Negara Asal
Jika kamu berada di Jerman sebagai orang asing berarti perlu untuk memberi tahu asal negara dengan kalimat seperti berikut:
Ich komme aus Indonesia (saya dari Indonesia)
Ich Komme aus Frankreich (saya dari Perancis)
Selain menyebutkan nama negara asal, kamu juga bisa menggunakan kewarganegaraan. Contohnya dengan kalimat seperti berikut:
Ich bin Indonesier/Indonesierin (Saya orang Indonesia)
Ich Bin Franzose/Französin (Saya orang Perancis)
Penggunaan akhiran –in untuk nama kewarganegaraan menunjukkan jika orang tersebut perempuan.
Perkenalan untuk menyebutkan daerah asal ini sangat penting ketika kamu sedang berada di Jerman untuk tujuan liburan maupun pendidikan. Karena seperti yang kita tahu, Jerman adalah salah satu negara tujuan kuliah yang juga populer di Indonesia. Sebagai sekolah berstandar internasional, SMA Dwiwarna Boarding School juga memberikan dukungan bagi siswa untuk kuliah di Jerman jalur prestasi.
Caranya adalah dengan bermitra dengan PASCH. Dari mitra tersebutlah, siswa bisa memiliki kesempatan lebih besar untuk melanjutkan studi mereka di Jerman.
3. Kota Tempat Tinggal
Belajar mengatakan kota tempat tinggal itu tidaklah buruk. Bisa jadi nantinya kamu menjadi sering bertemu dengan pertanyaan seperti ini. Jika bertanya kota tempat tinggal biasanya lawan bicara akan bertanya dengan kalimat berikut:
Wo wohnen Sie? (dimana anda tinggal)
Wo wohnst du? (dimana kamu tinggal)
Untuk menjawabnya bisa menggunakan kalimat berikut:
Ich wohne in Bonn (saya tinggal di Bonn) atau
Ich wihne in Stuttgart (saya tinggal di Stuttgar
4. Pekerjaan
Ketika memperkenalkan diri biasanya lawan bicara akan bertanya tentang pekerjaan. Jika ada yang bertanya tentang pekerjaan dengan pertanyaan seperti berikut:
Was sind Sie von Beruf? (Apa pekerjaan anda?) atau
Was bist Du von Beruf (apa pekerjaan kamu?)
Maka, kamu bisa menjawab dengan kalimat berikut ini:
Ich bin student/studentin (saya seorang murid)
Ich bin lehrer/lehrerin (saya seorang guru)
Ich bin architekt/architektin (saya seorang arsitek)
Akhiran –in pada nama profesi menunjukkan bahwa orang tersebut adalah perempuan.
5. Umur
Memperkenalkan diri dalam Bahasa Jerman dengan menyebutkan salah, nama, tempat tinggal, kewarganegaraan dan pekerjaan itu sudah cukup. Akan tetapi, biasanya ada orang yang ingin tahu lebih banyak tentang kamu. Misalnya bertanya umur dengan menggunakan kalimat berikut:
Wie as sind Sie? (berapa usia Anda?)
Wie alt bist Du? (berapa usia kamu?)
Kamu bisa menjawab dengan kalimat berikut:
Ich bin 20 (zwanzig) jahre alt (saya berusia 20 tahun), atau
Nah itulah informasi tentang cara memperkenalkan diri dalam bahasa Jerman. Bagi kamu yang sedang belajar bahasa Jerman, penting untuk mempelajari hal ini. Selain akan mendapatkan banyak kosakata baru juga bisa memperkenalkan diri menggunakan bahasa Jerman dengan lancar.


