Apa Itu Keputrian di Sekolah? Ini Pengertian dan Fungsinya

Islam adalah agama yang sangat memuliakan perempuan, sebagaimana umat muslim diperintahkan untuk mendahulukan ibunya. Perempuan, sebagai calon ibu adalah majelis tempat belajar anak-anaknya kelak. Oleh sebab itu, perlu dikembangkan program keputrian di sekolah. Keputrian adalah istilah yang diambil dari kata dasar putri yang mempunyai empat arti.

Sesuai apa yang dituliskan dalam KBBI, kata putri mempunyai arti anak wanita, anak anak wanita raja, wanita dan anak kandung wanita. Mengacu pada arti kata putri tersebut, kegiatan dan program keputrian di sekolah dibuat khusus untuk siswa putri. Kegiatan keputrian dilaksanakan pada setiap Jumat, bersamaan dengan waktu siswa putra menjalankan Jumatan.

Program Keputrian di Sekolah

Program keputrian di sekolah dilaksanakan dengan dasar bahwa setiap siswa putri kelak akan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Dengan alasan itulah, para siswi ini hendaknya sudah diberikan pemahaman tentang bagaimana seharusnya bersikap sebagai seorang wanita yang seharusnya. Dampak globalisasi saat ini, dirasakan mulai menggerus sifat-sifat mulia yang seharusnya dimiliki wanita.

Kampanye feminisme misalnya, sekalipun tampak seperti membela hak-hak wanita namun sebenarnya justru bisa menyebabkan wanita keluar dari fitrah yang seharusnya. Melalui kegiatan keputrian, para siswa putri akan diberikan pemahaman dan pengertian bagaimana seharusnya menjadi wanita seutuhnya yang tetap bisa menjaga fitrahnya.

Contohnya, ketika kelak setelah dewasa memutuskan untuk menjadi wanita karir, maka saat berada di rumah, seorang wanita tetaplah berperan sebagai istri dan ibu. Singkatnya, kegiatan keputrian merupakan suatu program yang dilaksanakan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan yang luas kepada pelajar putri mengenai wanita, baik hal-hal yang umum maupun khusus.

Fungsi Program Keputrian di Sekolah

Program keputrian yang dilaksanakan setiap hari Jumat, memiliki tujuan yang sangat mulia. Melalui kegiatan ini, para pelajar putri yang telah berusia remaja bisa mendapatkan pengetahuan dan ilmu tentang kewanitaan. Mereka juga akan diajarkan tentang fikih wanita dan bagaimana akhlak yang seharusnya dimiliki. 

Program keputrian adalah sebuah kegiatan yang berisi materi kewanitaan dan disampaikan oleh guru sebagaimana pemberian pelajaran di kelas. Metode pemberian materi bermacam-macam, misalnya memakai video, tanya jawab, cerita, ceramah dan sebagainya. 

Adapun fungsi program keputrian yang utama adalah memberikan pengetahuan dan wawasan yang benar tentang segala hal yang berhubungan dengan kewanitaan, baik yang umum maupun khusus. Misalnya, bagaimana hukum khusus tentang haid, menjaga kebersihan wanita dan sebagainya. 

Kegiatan keputrian juga difungsikan sebagai wadah bagi para siswa putri untuk menambah pengetahuan mereka tentang apa saja peran dan tanggung jawabnya sebagai wanita di dalam masyarakat kelak. Hal ini bertujuan supaya siswa putri mampu bersikap seusai norma masyarakat dan syariat agama yang benar. 

Contoh sikap wanita yang sesuai dengan norma dan syariat agama Islam, diantaranya yaitu :

  • Menutup aurat
  • Memiliki rasa malu 
  • Berpakaian sesuai syariat agama

Selain bermanfaat untuk memberikan pendidikan kepada pelajar putri tentang bagaimana seharusnya bersikap, menjaga fikih dan akhlak, program ini juga diharapkan bisa menjadi bekal untuk menjalani hidup di masa depan. Wanita akan dihormati oleh siapa saja selama dirinya mampu menjaga sikap yang baik di depan orang lain.

SMA Dwiwarna (Boarding School) Bogor, adalah salah satu sekolah Islam unggulan yang telah melaksanakan program keputrian. Tujuan diadakannya program keputrian adalah sebagai upaya untuk menghindarkan hedonisme serta sekularisme yang mulai merebak di kalangan remaja, akibat intensitas penggunaan media sosial. Melalui program ini, diharapkan semua siswa putri di SMA Dwiwarna (Boarding School) mampu bersikap sebagaimana layaknya seorang muslimah.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp