5 Ciri-Ciri Interaksi Sosial yang Harus Diketahui Siswa SMA

Dalam keseharian, kita selalu membutuhkan bantuan orang lain dalam hal apapun itu. Oleh karena itu, interaksi sosial antar sesama tentu tak pernah dielakkan. Sependiam apapun orang tersebut pastinya juga pernah berinteraksi dengan orang lain. Nah, kira-kira apa maksud dari interaksi sosial ini dan kenapa sangat penting dalam kehidupan kita?

Pengertian, Contoh, dan Ciri-Ciri Interaksi Sosial

Interaksi sosial merupakan proses sosial yang melibatkan hubungan timbal balik antar individu, antar kelompok, atau antara individu dengan kelompok. Interaksi sosial dapat tercipta apabila adanya aksi dan reaksi dari kedua belah pihak. Contohnya, saat berdiskusi, saling sapa, berjabat tangan, dan lainnya. 

Lalu kapankah sebuah hubungan bisa disebut sebagai interaksi sosial? Ketika bisa memenuhi beberapa ciri-ciri interaksi sosial di bawah ini:

1. Pelakunya Lebih dari Satu Orang

Namanya hubungan timbal balik, tentu terjadi pada lebih dari satu orang. Maka dari itu, jika interaksi tersebut tidak memberikan hubungan timbal balik dan hanya dengan diri sendiri, artinya tidak bisa dikatakan sebagai interaksi sosial. Jadi, intinya, proses sosial ini hanya bisa terjadi apabila ada individu yang berinteraksi dengan individu lainnya. 

2. Adanya Komunikasi Kedua Individu/Kelompok

Dalam berinteraksi, tentu ada hal ataupun simbol yang selalu dibahas dan pastinya melibatkan kedua individu atau kelompok tersebut. Komunikasi dapat terjadi secara verbal ataupun nonverbal.

Komunikasi verbal melibatkan komunikasi lisan seperti berbicara. Sedangkan komunikasi nonverbal melalui simbol-simbol tertentu, seperti isyarat, gestur tubuh, hingga lambaian tangan. 

3. Adanya Dimensi Waktu

Dimensi waktu yang dimaksud adalah masa terjadinya peristiwa atau proses interaksi sosial tersebut, baik itu masa lalu, masa sekarang, ataupun masa depan. Jadi, meski interaksi tersebut terjadi di masa lampau, tetap dapat dikategorikan sebagai interaksi sosial. 

4. Melibatkan Tujuan-Tujuan Tertentu

Setiap komunikasi yang dibangun memiliki tujuan tertentu, entah itu tujuan yang sengaja direncanakan ataupun terjadi tiba-tiba. Contohnya, sengaja untuk berkomunikasi karena ingin mendiskusikan tentang suatu hal atau justru bertegur sapa di jalan lalu tidak sengaja melakukan interaksi sosial. 

5. Hubungan Timbal Balik

Interaksi sosial terjadi apabila adanya hubungan timbal balik kedua belah pihak. Apabila tidak ada reaksi dari pihak lain, maka itu tidak bisa disebutkan sebagai interaksi sosial. Oleh sebab itu, interaksi sosial harus melibatkan hubungan dua arah. 

Mengapa Interaksi Sosial Penting dalam Kehidupan?

Interaksi sosial sangat penting untuk diterapkan dalam kehidupan kita. Selain karena kita makhluk sosial, juga karena alasan di bawah ini, seperti:

1. Membangun Hubungan yang Baik

Dengan interaksi sosial, maka kita dapat membangun hubungan baik antar sesama dimanapun berada. Saat Anda sukses membangun hubungan yang baik, maka akan mempermudah Anda dalam menjalani hidup. Contohnya saja, ketika dihadang sebuah masalah, maka bisa meminta pertolongan padanya ataupun sebagai tempat untuk menceritakan keluh kesah kehidupan. 

2. Memberikan Pandangan Baru Terhadap Suatu Hal

Saat berinteraksi dengan orang lain, maka ada topik atau hal yang dibahas. Nah, ini luarannya adalah adanya informasi ataupun perspektif baru yang didapatkan setelah berkomunikasi dengan orang lain, entah itu soal pengetahuan, cara memahami orang lain, dan sebagainya. 

Interaksi sosial ini sebenarnya juga menjadi bagian dari interpersonal-skill yang harus dipelajari oleh siswa. Oleh karena itu, penting membangun interaksi sosial yang sehat dengan sesama. Apalagi, interaksi yang sehat juga dapat menghindari Anda dari berbagai jenis bullying yang sangat marak terjadi saat ini, apalagi di kalangan anak remaja.

SMA Dwiwarna Boarding School memiliki lingkungan asrama yang sehat, positif, dan supportive bagi seluruh penghuni sekolah. Tidak hanya mengajarkan kemandirian, kehidupan di SMA Dwiwarna Boarding School juga mengajarkan siswa membangun persahabatan positif yang solid dan saling mendukung.

Dengan kehidupan berasrama di SMA Dwiwarna Boarding School yang sehat dan positif, ini bisa melatih siswa agar memiliki kecerdasan sosial dan toleransi yang tinggi. Siswa pun tidak hanya pandai secara akademik, tapi juga memiliki kecerdasan emosional yang baik.

 

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp