Setiap kali belajar tentang Wawasan Kebangsaan atau memperingati Hari Kemerdekaan, kita seringkali dikenalkan dengan burung Garuda sebagai simbol Negara Indonesia. Simbol ini juga kita kenal sebagai Garuda Pancasila.
Akan tetapi, untuk generasi muda yang penuh dengan rasa penasaran, pikiran mereka selalu penuh dengan pertanyaan, apakah burung Garuda asli atau hanya mitos? Mengingat keberadaan hewan ini hanya diceritakan sebagai pemaknaan lambang negara, dan diabadikan melalui cerita sejarah.
Untuk mengenal lambang Pancasila ini, berikut beberapa informasi penting yang perlu kita ketahui, sekaligus menjawab rasa penasaran kita selama ini.
Apakah Burung Garuda Nyata?
Menurut berbagai sumber yang ada, burung Garuda yang dijadikan sebagai lambang Negara Indonesia tidak benar-benar ada. Adapun burung tersebut lebih banyak merujuk pada burung Elang, dan dalam proses pembuatannya oleh Sultan Hamid II, burung Garuda banyak terinspirasi dari Elang Jawa.
Walau begitu, pemilihan Garuda sebagai simbol negara merupakan bentuk harapan di masa depan. Karena Garuda diyakini melambangkan hal-hal baik seperti keberanian, kekuatan, pengetahuan, kesetiaan dan kedisiplinan.
Tempat Burung Garuda Asli
Lantas, burung Garuda asli ada di mana? Meskipun burung Garuda bukan hewan yang benar-benar pernah ada, namun sejumlah literatur menyebut bahwa sosok Garuda berasal dari hewan asli, yaitu burung Elang. Seperti dibahas sebelumnya, bahwa Garuda juga terinspirasi dari Elang Jawa yang dicetuskan oleh Sultan Hamid II.
Karena pada masa penjajahan, Elang Jawa sering sekali terlihat terbang dengan gagah di udara. Hal itu pula yang kemudian membuat burung tersebut dijadikan sebagai burung Nasional, karena memiliki kemiripan dengan lambang Negara Indonesia.
Apakah Burung Garuda Makhluk Mitologi?
Penggambaran burung Garuda yang begitu gagah, ternyata juga tidak terlepas dari kisah-kisah mitologi. Sehingga banyak yang mempercayai bahwa Garuda merupakan makhluk mitologi dari zaman Epos Mahabharata. Digambarkan sebagai sosok hewan setengah burung dan setengah manusia.
Makhluk tersebut memiliki bulu emas, paruh dan saya seperti Elang, serta memiliki tubuh yang besar. Disebutkan bahwa ketika burung ini terbang, maka tubuhnya mampu menutupi cahaya matahari.
Fakta Menarik Burung Garuda
Terlepas dari keberadaannya yang disebut sebagai mitos dan perwujudan makhluk mitologi, kita tidak bisa menghilangkan fakta bahwa lambang Garuda dibentuk dengan pemikiran yang sedemikian rupa. Garuda Pancasila memiliki 17 bulu pada sayap, 8 bulu pada ekor, 19 bulu pada pangkal ekor dan 45 bulu pada bagian lehernya.
Fakta lainnya adalah butuh waktu 5 tahun setelah kemerdekaan untuk menciptakan lambang bersejarah, Garuda Pancasila. Ide pembuatannya dicetuskan pertama kali oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Setelah dilakukan beberapa penyempurnaan, lambang negara tersebut kemudian diresmikan pada 11 Februari 1950 dalam Sidang Kabinet Republik Indonesia Serikat (RIS).
Meskipun sering diajarkan di sekolah dan melalui konten-konten edukatif, namun kebenaran mengenai lambang Garuda masih menimbulkan pengertian yang berbeda-beda. Sehingga sebagai generasi muda, kita juga perlu aktif dan kritis menanggapi hal-hal seperti ini.
Dimulai dengan membangun keinginan mempelajari sejarah Indonesia, dan mencari tahu lebih banyak tentang proses pembuatan lambang negara.Selain itu, sebagai pelajar kita juga perlu mulai membiasakan diri untuk membaca berita. Karena ada banyak sekali manfaat berita bagi pelajar yang bisa didapatkan. Terutama mengenai peristiwa-peristiwa penting, termasuk sejarah bangsa Indonesia.


