Penjelasan lengkap Mengenai Asesmen Nasional

Pendidikan yang berkualitas tentu akan berbanding lurus dengan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang tercipta. Segala upaya telah dilakukan oleh pemerintah maupun tenaga pendidik untuk meningkatkan kualitas pendidik. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan asesmen nasional. 

Asesmen nasional adalah program yang sangat dibutuhkan dalam dunia pendidikan untuk menilai efektivitas pembelajaran dan juga tercapainya kurikulum. Pemerintah melalui Kemdikbud telah merancang asesmen nasional untuk penilaian tersebut. Buat Anda yang ingin mengenal asesmen nasional lebih dalam bisa menyimak ulasan berikut. 

Apa Itu Asesmen Nasional?

Dilansir dari laman Kemendikbud, asesmen nasional adalah program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan cara memotret input, proses dan juga output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan. 

Mutu pendidikan tersebut dinilai berdasarkan pencapaian siswa di bidang literasi, numerisasi, karakter dan keaktifan dalam proses pembelajaran serta suasana belajar yang mendukung. 

Adapun tujuan dilakukannya asesmen nasional adalah untuk memperbaiki kualitas belajar mengajar sehingga bisa meningkatkan hasil belajar siswa. Adanya program ini juga bisa membantu mengetahui perkembangan mutu pendidikan dari waktu ke waktu.

Selain itu, juga bisa digunakan untuk mengukur kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan.  Sementara fungsi dilakukannya asesmen nasional adalah memberi gambaran tentang karakteristik esensial di sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai pengembangan kompetensi maupun karakter siswa. 

Instrumen Asesmen Nasional

Instrumen asesmen nasional ada tiga, antara lain:

1. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM)

Asesmen kompetensi minimum (AKM) terdiri dari literasi membaca dan juga numerasi. Literasi membaca merupakan kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi maupun merefleksikan berbagai jenis teksi untuk menuntaskan persoalan dan juga meningkatkan kapasitas produksi individu. 

Sementara numerisasi merupakan kemampuan berpikir menggunakan konsep prosedir fakta dan juga alat matematika untuk menuntaskan persoalan sehari-hari di berbagai jenis konteks yang relevan dengan individu. 

2. Survei Karakter

Instrumen satu ini digunakan untuk mendapatkan informasi hasil belajar secara sosial-emosional. Ada enam aspek profil pelajar Pancasila, yaitu sebagai berikut:

  • Beriman dan juga bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia
  • Berkebhinekaan global
  • Mandiri
  • Gotong royong
  • Bernalar kritis
  • Kreatif

3. Survei Lingkungan Belajar

Terakhir ada instrumen survei lingkungan belajar. Survei lingkungan belajar ini dilakukan oleh kepala sekolah, guru, dan siswa untuk mengukur kualitas darai berbagai aspek input dan juga proses belajar mengajar di sekolah. 

Dari survei lingkungan belajar akan menghimpun banyak data terkait kualitas pembelajaran maupun kondisi lingkungan di sekolah yang mendukung pelaksanaan evaluasi nasional. 

Dari ketiga instrumental diatas diketahui jika asesmen nasional ini berfokus pada mutu pendidikan. Selain itu, juga fokus untuk mengukur karakter siswa. Adapun fokus tujuan dari program ini untuk mengukur hasil belajar kognitif siswa, hasil belajar sosial-emosional, nilai, sikap, perilaku dan keyakinan.  

Peserta Asesmen Nasional

Siapa peserta asesmen nasional? Perlu Anda ketahui jika peserta dari asesmen nasional adalah seluruh satuan pendidikan yang terdiri dari kepala sekolah, semua guru dan juga siswa yang dipilih secara acak oleh Kemendikbudristek. Adapun ketentuan peserta di setiap jenjang sekolah adalah sebagai berikut:

  • SD/MI/Paket A kelas V dan maksimal 30 peserta didik
  • SMP/MTS/Paket B kelas VIII dan maksimal 45 peserta didik
  • SMA/MA/Paket C kelas IX dan maksimal 45 peserta didik

Untuk siswa memang ada Batasan tetapi untuk guru tidak ada batasan maksimal jumlah. Semua guru bisa menjadi peserta asesmen nasional, baik itu guru honorer maupun pegawai tetap. 

Nah itulah informasi tentang penjelasan lengkap perihal asesmen nasional. Asesmen nasional adalah program penting yang memiliki banyak tujuan. Dilakukannya program ini diharapkan bisa meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Meski sekarang tidak ada ujian Nasional, persiapan Ujian Semester harus tetap dilakukan dengan baik. 

Apabila Anda sedang mencari sekolah terbaik untuk buah hati, pastikan untuk mendapatkan banyak informasi terutama soal kurikulum. Paling penting Anda harus tahu perbandingan Kurikulum Nasional dan Internasional itu seperti apa. 

SMA Dwiwarna (Boarding School) adalah salah satu boarding school berkualitas di Indonesia. Dimana sekolah ini menerapkan Kurikulum Merdeka. Sekolah ini dikatakan terbaik karena memiliki kualitas pendidikan yang baik. Hal ini bisa dibuktikan dari siswanya yang berprestasi dan memiliki akreditasi A (98).

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp