Aritmatika dasar sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti menghitung uang belanja, membagi waktu, hingga mengukur bahan masakan. Dengan kata lain aritmatika merupakan pondasi utama dalam ilmu matematika.
Bukan penghitungan yang rumit, namun tetap harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Baik itu, dalam penjumlahan, perkalian, maupun pembagian yang mana tanpa menguasai konsepnya akan mengalami kesulitan untuk memahami materi matematika yang lebih kompleks.
Pengertian Aritmatika Dasar
Aritmatika dasar adalah cabang dari matematika yang mempelajari operasi hitung sederhana. Misalnya dalam penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.
Konsep tersebut menjadi fondasi utama dari hampir semua materi matematika, yaitu aljabar, geometri, hingga statistika. Itulah mengapa aritmatika dasar perlu dikuasai agar dapat lebih mudah menyelesaikan berbagai masalah sehari-hari.
Tidak hanya soal-soal akademik, dalam kehidupan sehari-hari disadari atau tidak ilmu matematika akan selalu ada. Bahkan dengan memahami konsep ilmu matematika membantu dalam memecahkan permasalahan praktis.
Fungsi Aritmatika Dasar
Hal tersebut karena memiliki berbagai fungsi, seperti:
- Aritmatika dasar digunakan saat berbelanja, menghitung uang kembalian, maupun mengatur berbagai anggaran.
- Memahami konsep aritmatika dasar akan memudahkan untuk memahami konsep matematik yang lebih sulit.
- Sesroang dengan pemahaman aritmatika yang baik dibutuhkan di dunia kerja, misalnya untuk profesi akuntan, kasir, maupun teknisi.
- Melatih logika dan ketelitian untuk melatih keterampilan berpikir secara sistematis.
Contoh Soal Aritmatika
Aritmatika dasar meliputi penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Berikut beberapa contoh soal aritmatika dasar, yaitu:
1. Penjumlahan (+)
Menyatukan dua bilangan atau lebih.
Contoh: 12 + 8 = 20
2. Pengurangan (−)
Mengurangi suatu bilangan dengan bilangan lain.
Contoh: 15 − 7 = 8
3. Perkalian (×)
Penjumlahan berulang dari suatu bilangan.
Contoh: 6 × 4 = 24
4. Pembagian (÷)
Membagi bilangan menjadi beberapa bagian sama besar.
Contoh: 20 ÷ 5 = 4
Cara Mengerjakan Soal Aritmatika
Dalam ilmu matematika dasar ada beberapa cara pengerjaan soal yang lebih praktis untuk nilai-nilai dengan penjumlahan yang besar. Terkadang seseorang kesulitan menghitung angka dalam jumlah yang besar tanpa alat.
Jika ada kalkulator akan lebih mudah, tetapi jika hanya ada alat tulis tradisional maka mau tidak mau harus berpikir untuk menyelesaikan penghitung. Misalnya soal aritmatika berikut ini:
Soal : 29 x 4 =
Cara mengerjakan soal di atas maka bisa menggunakan rumus 4 (25 + 4) = 116
Penyelesaiannya 4 x 25 = 100 ditambah 4 x 4 = 16. Jadi, hasil akhirnya yaitu 116.
Dalam aritmatika dasar untuk perkalian juga terdapat perkalian spesial angka 5. Perkalian ini dimana pada angka bilangan terdapat angka 5.
Contoh :
5 x 2 = 10
5 x 4 = 100
Soal :
25 x 16 =
Hasil dari 25 x 16 bisa menggunakan penghitungan dengan cara yang kreatif yaitu 100/4 x 16 = 400
Selama memahami konsep aritmatika dasar maka soal serumit apapun bisa diselesaikan dengan mudah. Gunakan cara yang lebih kreatif dengan hasilnya yang tepat.
Apalagi buat kamu yang ingin mengikuti olimpiade matematika sangat penting untuk memahami materi aritmatika dasar. Seringlah berlatih dan jika memungkinkan mengikuti les khusus olimpiade.
SMA Dwiwarna (Boarding School) adalah sekolah yang memiliki program khusus untuk persiapan olimpiade matematika bagi siswa-siswa berprestasi dan ingin ikut ajang bergengsi. Olimpiade matematika memang banyak terselenggara di berbagai negara.
Untuk bisa berprestasi di ajang olimpiade tingkat nasional maupun internasional maka harus mempersiapkan dari jauh hari. SMA Dwiwarna (Boarding School) menjadi pilihan tepat, karena dibimbing langsung oleh pembina berpengalaman dalam bidangnya.


