Alasan Kalau Mencontek Itu Kegiatan Tidak Efektif

Kegiatan mencontek dikalangan pelajar itu memang lumrah terjadi. Banyak faktor mengapa seorang siswa memberanikan diri untuk mencontek, salah satu paling esensial adalah kurangnya waktu belajar yang mereka punya.

Sebagaimana kita tahu bahwa sebenarnya mencontek itu perbuatan yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang siswa. Kamu akan terbiasa untuk berlaku curang setiap saat dan membuat kamu ingin terus melakukannya. Mengapa? Karena kamu terbiasa mendapatkan sesuatu dengan gampang. Dan itu sangat tidak baik untuk proses pembelajaran kamu.

Namun sebenarnya, mencontek itu kegiatan yang tidak efektif lho. Mencontek sebenarnya juga cara belajar yang setengah-setengah. Berikut ini alasannya.

Mencontek dengan Mencatat Materi Pelajaran

Ada kalanya siswa mencontek dengan cara meringkas kisi-kisi materi di sebuah kertas kecil dan mencatatnya. Padahal, hal itu sama saja dengan kamu belajar karena kamu mau tidak mau membaca materi tersebut sebelum mencatatnya, bukan?

Oleh karena itu, mencontek dengan cara ini sama sekali tidak efektif. Pertama, kamu harus berusaha membuat catatan dengan meringkas itu secara detil. Itu berarti kamu harus membaca terlebih dahulu. Kedua, kamu harus punya cara supaya catatan kecil itu tidak terlihat oleh guru.

Jadi, lebih baik kamu belajar sekalian dan memahami materi dengan baik sebelum ujian ya.

Mencari Jawaban dengan Buku Catatan atau Pelajaran

Kadang juga pasti kamu menemukan teman kamu mencontek dengan cara membaca buku catatan atau pelajaran. Hal ini juga sama sekali tidak efektif. Kamu harus “terpaksa” membaca halaman per halaman supaya mendapatkan jawaban yang sesuai. Padahal kamu bisa mempersiapkan itu dari jauh-jauh hari dengan belajar. Kedua, itu pasti menimbulkan suara yang akan membuat guru pengawas ujian kamu itu curiga.

Jadi, bagaimana? Bukankan lebih baik kamu persiapkan lebih matang dengan membaca materi dengan lebih khidmat?

Pencontek Hanya Kurang Percaya Diri

Seperti yang sudah dijelaskan, mencontek itu juga harus belajar dulu supaya kamu mendapatkan jawaban yang terbaik. Hanya saja kamu kurang percaya diri akhirnya kamu harus melakukan praktik-praktik curang tersebut.

Sebenarnya sangatlah mudah agar kamu terhindar dari mencontek: belajar jauh sebelum hari ujian. Kamu jadi bisa lebih siap menghadapi soal karena kamu paham dan mengerti materi yang akan diujikan.

Jadi supaya tingkat kepercayaan diri kamu meningkat ketika ujian, kamu harus belajar lebih giat lagi. Kuasi materi, berlatih, bertanya, dan berkumpul dengan teman-teman yang asyik.

Mencontek Itu Cara Belajar Setengah-setengah

Bisa disimpulan mencontek itu cara belajar yang tidak sungguh-sungguh dan setengah-setengah. Kamu hanya perlu membulatkan tekad dengan menyelesaikan ujian pakai cara kamu sendiri dengan jujur. Bukankah lebih puas bila mengejarkan ujian dengan hasil atas kerja keras kamu sendiri?

Bila memang kamu tidak begitu mengerti dan kurang memahami karena kurangnya belajar, sebaiknya kamu coba ambil risiko itu. Maksudnya, kamu sudah tahu bahwa karena kamu kurang persiapan untuk belajar, kamu akan menerima konsekuensi untuk mendapatkan nilai di bawah ekspektasi kamu. Kamu harus belajar menerima itu.

Sesekali tidak apa-apa, tetapi setelah itu kamu harus lebih rajin dan melampaui nilai sebelumnya.

Oleh karena itu, upayakan kamu harus terus belajar setiap saat. Paling tidak, membaca kembali apa yang sudah diajarkan di kelas agar kamu bisa lebih paham dengan materinya. Selain itu, perubahan pola pikir juga harus dilakukan.

Kamu bisa melakukan hal ini untuk mengubah pola pikir kamu.

Berkumpul dengan lingkungan suportif

Dengan begitu, kamu akan terbiasa mengikuti cara dan kebiasaan mereka. Kamu dengan sendirinya akan mengubah pelan-pelan pola hidup kamu dengan berusaha agar bisa lebih baik dan menyamai bahkan melampaui mereka.

Dengan kata lain, mulai selektif dan buatlah sebuah support system yang baik.

Harus terbiasa salah dan menerimanya

Iya. Ini penting sekali agar kamu bisa lebih belajar untuk lebih baik. Dengan kamu belajar salah, pemecahan masalah kamu akan lebih terasah. Kamu akan peka terhadap sesuatu yang harus kamu ubah. Kamu akan terpelatuk untuk menghindari salah itu karena sebelumnya kamu sudah berpengalaman.

Maka dari itu, ketika kamu di dalam situasi ujian, kamu akan berusaha untuk menghindari hasil yang buruk.

Bagikan post ini
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *