Ini Dampak dan Bahaya Narkoba bagi Pelajar, Apa Saja?

Penyalahgunaan narkoba bisa dilakukan siapa saja, tidak terkecuali oleh pelajar. Mengingat dampak negatifnya yang sangat banyak mengharuskan Anda sebagai orang tua harus bisa melindungi anaknya dari barang haram ini. Karena dampaknya akan sangat besar dan buruk untuk anak dan masa depannya. Lalu, apa saja bahaya narkoba bagi pelajar itu?

7 Dampak dan Bahaya Narkoba bagi Pelajar

Narkoba atau singkatan dari narkotika, psikotropika dan bahan zat adiktif lainnya jika dikonsumsi akan membuat kecanduan. Apabila sudah kecanduan maka sulit untuk sembuh. Supaya tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, inilah dampak dan bahaya narkoba bagi pelajar yang harus diketahui:

1. Bisa Tertular Penyakit Melalui Darah

Para pelajar yang menggunakan narkoba dengan jarum suntik sangat berisiko untuk mengidap penyakit yang ditularkan melalui darah. Adapun  penyakit yang bisa ditularkan melalui jarum suntik tersebut adalah HIV, AIDS, Hepatitis B dan Hepatitis C. Jika sudah mengidap penyakit itu maka masa depan akan suram karena memang penyakit tersebut sulit disembuhkan. 

2. Perkembangan Otak akan Terganggu

Pelajar yang masuk dalam usia remaja apabila mengkonsumsi narkoba maka akan sangat berbahaya. Bagaimana tidak, usia remaja merupakan usia dimana mereka masih bertumbuh dan berkembang. Jika sampai mengonsumsi narkoba bahkan kecanduan maka perkembangan otak akan terganggu.

Mengonsumsi narkoba ketika masih muda akan mengganggu perkembangan pada otak. Hal ini akan mempengaruhi penampilan keputusan mereka. Akibatnya remaja seperti itu akan cenderung melakukan hal-hal berisiko, seperti mengemudi yang berbahaya, praktik seks bebas, dan lain sebagainya. 

3. Mengakibatkan Kecanduan

Mengkonsumsi narkoba bisa mengakibatkan kecanduan dan mengalami gangguan serius. Selain itu, juga berisiko mengidap penyakit berbahaya dan kematian, Pelajar yang menyalahgunakan narkoba bisa berakibat pada masalah kesehatannya di masa mendatang. Dimana mereka berisiko terserang penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit jantung dan gangguan tidur.

4. Kerusakan Ginjal

Dampak dan bahaya narkoba bagi pelajar adalah mengalami kerusakan ginjal. Ginjal sendiri merupakan salah satu organ manusia yang berfungsi untuk menyaring mineral berlebihan serta membuat produk limbah dari darah. Penyalahgunaan obat-obatan terlarang seperti heroin, cannabinoid sintetis, ketamin dan sebagainya berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal dan berakibat menderita gagal ginjal. 

5. Masalah pada Organ Hati

Penggunaan narkoba disertai dengan konsumsi minuman keras sangat tidak baik untuk kesehatan. Mengonsumsi kedua hal tersebut bisa merusak sel-sel organ hati sehingga menyebabkan jaringan parut, peradangan dan gagal hati. 

6. Mengalami Masalah Pernapasan 

Selain mengonsumsi narkoba dengan jarum suntik, narkoba bisanya juga dikonsumsi dengan cara dihisap. Cara konsumsi dengan dihisap bisa merusak sistem pernapasan, menyebabkan infeksi dan juga menderita penyakit sistem pernapasan kronis. 

7. Overdosis

Dampak negatif mengonsumsi narkoba bagi kesehatan selanjutnya dan itu sangat berbahaya adalah overdosis. Pada umumnya, overdosis terjadi ketika seseorang mengonsumsi narkoba dalam jumlah dosis yang besar atau bisa juga karena mengkonsumsi beberapa jenis narkoba secara bersamaan.

Selain ketujuh dampak dan bahaya penggunaan narkoba bagi pelajar diatas. Dalam jangka pendek, konsumsi narkoba juga mengakibatkan dampak buruk seperti:

  • Susah tidur atau insomnia
  • Perubahan nafsu makan
  • Detak jantung meningkat
  • Perubahan kemampuan kognitif
  • Berbicara menjadi tidak jelas
  • Hilangnya koordinasi bagian tubuh
  • Rasa euforia sementara

Dalam kehidupan sosial, narkoba juga memberikan dampak buruk, seperti:

  • Masalah hubungan dengan teman atau keluarga
  • Buruknya performa kerja atau akademis
  • Meningkatnya perilaku impulsif
  • Hilangnya ketertarikan pada aktivitas menyenangkan

Nah itulah informasi tentang dampak dan bahaya narkoba bagi pelajar. Bagi orang tua sebisa mungkin mencegah anaknya untuk terhindar dari konsumsi narkoba. Salah satunya dengan menyekolahkan anaknya di sekolah yang punya pendidikan akhlak dan karakter yang baik, seperti SMA Dwiwarna (boarding school). 

SMA Dwiwarna (boarding school) memiliki tenaga pendidik berkualitas dan profesional serta fasilitas yang lengkap. Selain itu, sekolah ini juga memiliki pendidikan akhlak yang baik untuk siswa siswinya. Inilah yang membuat siswa siswi tidak hanya pandai dalam urusan akademik, tapi juga memiliki kepribadian yang baik dan bisa melindungi diri mereka dari pergaulan yang salah.

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp