Apa Saja Perbedaan Ekstrakurikuler dan Intrakurikuler di Sekolah?

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah untuk mencapai tujuan pendidikan nasional adalah dengan menyusun kurikulum terbaik dan berbagai kegiatan teknis lainnya. Tujuannya supaya anak bisa mengembangkan potensi yang dimiliki secara maksimal. Pengembangan potensi bisa dilakukan melalui pembelajaran dan kegiatan lainnya seperti ekstrakurikuler dan intrakurikuler. Tapi, tahukah kamu apa perbedaan ekstrakurikuler dan intrakurikuler di sekolah?

Ini Dia Perbedaan Ekstrakurikuler dan Intrakurikuler di Sekolah

Banyak yang menganggap bahwa ekstrakurikuler dan intrakurikuler adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Berikut adalah beberapa perbedaan tersebut: 

1. Pengertian Ekstrakurikuler

Apa itu ekstrakurikuler? Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 62 Tahun 2014 tentang kegiatan ekstrakurikuler pada pendidikan dasar dan pendidikan menengah, menyebutkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler adalah suatu kegiatan yang dilakukan oleh peserta didik di luar jam belajar kegiatan intrakurikuler dan kegiatan kokurikuler. Kegiatan ini dilakukan di bawah bimbingan dan juga pengawasan dari satuan pendidikan.

Adapun tujuan dari kegiatan ekstrakurikuler adalah untuk mengembangkan potensi, bakat, minat, kepribadian, kemampuan, kerja sama dan juga kemandirian peserta didik secara optimal. Melalui kegiatan ekstrakurikuler ini diharapkan tujuan pendidikan bisa tercapai. Tujuan lain diadakannya kegiatan ekstrakurikuler adalah sebagai berikut:

  • Untuk mengembangkan potensi siswa secara optimal dan juga terpadu yang meliputi bakat, minat serta kreativitas
  • Untuk mengaktualisasi potensi siswa dalam pencapaian potensi unggulan sesuai dengan bakat dan minatnya
  • Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga bisa terhindar dari pengaruh negatif yang bertentangan dengan tujuan pendidikan 
  • Untuk menyiapkan siswa agar bisa menjadi masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis dan juga menghormati HAM dalam rangka mewujudkan masyarakat mandiri (civil society)

Contoh kegiatan ekstrakurikuler di sekolah adalah sebagai berikut:

  • Pendidikan Pramuka
  • Pasukan Pengibar Bendera (PASKIBRAKA)
  • Pasukan Keamanan Sekolah (PKS)
  • Palang Merah Remaja (PMR)
  • Gema Pecinta Alam
  • Jurnalistik
  • Kerohanian
  • Seni
  • Olahraga
  • Paduan Suara
  • Dan masih banyak lagi.

Selama ini beberapa orang juga menganggap bahwa organisasi dan ekstrakurikuler adalah hal yang sama. Padahal, keduanya jelas sangat berbeda. Perbedaan organisasi dan ekstrakurikuler terletak pada struktur dan tujuan mereka. Ekstrakurikuler lebih berfokus pada kegiatan yang mendorong pengembangan pribadi dan hobi siswa, sedangkan organisasi lebih terstruktur dan seringkali berfokus pada kepemimpinan, representasi, dan pencapaian tujuan bersama. Kedua jenis kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan holistik siswa di sekolah.

2. Intrakurikuler 

Kegiatan intrakurikuler adalah kegiatan sekolah yang berlangsung dalam jam pelajaran setiap harinya. Dengan kata lain kegiatan intrakurikuler ini merupakan kegiatan utama siswa di sekolah. Dimana kegiatan intrakurikuler berlangsung dalam alokasi waktu tertentu  dan sudah diatur dalam struktur program sekolah.

Contoh dari kegiatan intrakurikuler adalah kegiatan belajar mengajar sehari-hari di sekolah. Tujuan dari kegiatan intrakurikuler ini adalah agar tujuan dari setiap mata pelajaran yang diajarkan bisa tercapai dengan baik dan hasilnya lebih maksimal. 

Pada umumnya kegiatan intrakurikuler ini dilakukan selama 6 hari, yaitu mulai dari hari Senin sampai Sabtu. Akan tetapi, ada beberapa sekolah yang menerapkannya selama lima hari belajar yaitu pada hari Senin hingga Jum’at. 

Mata pelajaran yang diberikan dalam kegiatan ini sifatnya wajib diikuti oleh semua siswa. Untuk waktu pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan jadwal dan kurikulum yang ada. Berikut adalah beberapa contoh kegiatan intrakurikuler:

  • Kegiatan pembelajaran atau belajar mengajar di dalam ruang kelas
  • Piket membersihkan kelas
  • Wawasan kebangsaan
  • Upacara di hari Senin dan hari besar nasional
  • Kegiatan senam pagi
  • Kegiatan peribadatan.

Kokurikuler di Sekolah

Selain intrakurikuler dan ekstrakurikuler, ada lagi satu istilah yang berkaitan dengan kegiatan siswa di sekolah. Kegiatan tersebut adalah kokurikuler. Kokurikuler adalah kegiatan yang dilakukan di luar kurikulum akademik standar tetapi masih merupakan bagian integral dari sistem pendidikan. Kegiatan kokurikuler biasanya dilakukan di sekolah dan berlangsung bersamaan dengan program akademik reguler, tetapi fokusnya bukan pada pelajaran formal.

Tujuan utama dari kegiatan kokurikuler adalah untuk mengembangkan berbagai aspek kepribadian siswa seperti mental, emosional, sosial, dan fisik. Kegiatan ini sering kali dirancang untuk melengkapi pendidikan akademis dengan memberikan peluang untuk siswa mengeksplorasi minat, mengembangkan bakat, dan memperoleh keterampilan baru.

Lantas, apa perbedaan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler? Perbedaan kokurikuler, intrakurikuler, dan ekstrakurikuler terletak dari fungsinya. Intrakurikuler adalah bagian dari kurikulum resmi dan kokurikuler melengkapi kurikulum dengan terintegrasi dalam kegiatan sekolah.

Sementara itu, ekstrakurikuler adalah kegiatan yang berlangsung di luar kurikulum dan lebih berfokus pada pengembangan pribadi dan hobi siswa. Ketiganya berperan penting dalam pendidikan holistik, membantu siswa mengembangkan keterampilan akademik, sosial, emosional, dan fisik.

Nah itulah informasi tentang perbedaan ekstrakurikuler dan intrakurikuler di sekolah. Dari penjelasan diatas diketahui bahwa baik kegiatan ekstrakurikuler maupun ekstrakurikuler itu sangat penting untuk siswa. Dimana jika keduanya dilaksanakan dengan baik maka tujuan pendidikan bisa tercapai. Selain itu, akan tercipta peserta didik yang berkualitas dan berkarakter. 

SMA Dwiwarna (boarding school) merupakan salah satu sekolah swasta terbaik di Indonesia. Dikatakan terbaik karena sekolah ini memiliki tenaga pendidik berkualitas yang selalu mendorong siswa untuk bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. SMA Dwiwarna (Boarding School) juga memiliki banyak sekali ekstrakurikuler yang bisa dipilih siswa untuk pengembangan potensi diri. 

Bagikan Post Ini
Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp